BeritaTNI

Tusuk Babinsa Gunakan Belati, Tiga Oknum TNI Dijerat Hukum Tentara

49
×

Tusuk Babinsa Gunakan Belati, Tiga Oknum TNI Dijerat Hukum Tentara

Sebarkan artikel ini

Jakarta Barat, lensanusantara.net – Anggota TNI AD yang bertugas menjadi Babinsa (Bintara Pembina Desa) wilayah Kecamatan Tambora Jakarta Barat Serda TNI RH Saputra yang kesehariannya mendampingi Lurah Pekojan Saeful Fuad Rohadi di kantor Pemda DKI Kelurahan Pekojan  jalan Kampung Janis Pekojan terdapat 12 RW dan 144 RT.

RH Saputra gugur setelah titikam pisau belati usai melerai keributan tengah malam di area hotel Mercure Batavia jalan Pintu Besar kawasan Kota Tua yang dipakai karantina mandiri Covid-19 bagi  pekerja migran dari luar negeri, Senin (22/6/2020) dinihari. Pria prajurit bintara ini telah dimakamkan di TPU Babalan dengan upacara militer sedangkan duabelas orang yang diduga sebagai pelakunya ditangani pihak Puspom TNI bersama jajaran Polres Jakarta Barat.

Example 300x600

Pelaku telah tertangkap terdiri dari oknum TNI Letda TNI berinsial RW bersama Sertu H dan Koptu S serta warga sipil kini dalam proses hukum. Kapolres Jakarta Barat dalam keterangannya kepada wartawan, memaparkan “Kami dari Polres Jakarta Barat terkait petistiwa yang terjadi di hotel Mercure Batavia mengamankan 12 orang tersangka, 9 orang ditangani pihak Polres Jakarta Barat dan yang 3 di amankan Puspom TNI” jelas Kombes Audie Latuheru.

lnformasi yang dihimpun lensanusantara.net Jumat-Sabtu (3-4 Juli.2020), tengah malam itu datang beberapa orang di area hotel Mercure Batavia jalan Pintu Besar Kelurahan Roamalaka mengendarai mobil tengah malam, Senin (22/6/2030) terjadi keributan. Pihak Security hotel Mercure Batavia tak mampu menghalau prilaku RW bersama kawan-kawannya ingin menjenguk pasien Covid-19.

Serda RH Saputra setelah mendapat info ada keributan, dirinya mendatangi  lokasi kejadian taklama kemudian tiba tiba tubuh anggota Babinsa ini terluka tusukan senjata tajam saat ditengah melerai keributan menjelang pagi.

Sarnen salah satu pedagang kopi depan kawasan sungai wisata Kota Tua, membenarkan adanya insinden tengah malam diarea hotel Mercure Batavia. Menurutnya “Malam itu ada beberapa orang berusaha membawa tubuh pria berlumuran darah terluka tusukan pisau mau dibawa ke Rumah Sakit Husada di Mangga Besar. Namun kabar terakhir orang itu telah meninggal” jelas Sarnen saat ditemui di trotoar pingir sungai kawasan wisata Kota Tua.

Sarnen mengaku, detik detik keramaian usai evakuasi korban luka tusukan pisau yang dibicarakan malam itu “Korbanya adalah seorang Babinsa Koramil Tambora 02 selanjutnya terdengar telah menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 02 15 WIB membuat lokasi hening” tuturnya.

Tinggal menunggu status hukum oknum TNI RW dan dua temannya telah ditahan di rutan  TNI AL kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara kasusnya sedang diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dilingkungan TNI.(ocong).

Tinggalkan Balasan