BeritaUncategorized

Pembubaran Olah Raga Sodor Oleh Pihak Percepatan Penanganan Covid-19 Jadi Perbincangan Hangat di Medsos

52
×

Pembubaran Olah Raga Sodor Oleh Pihak Percepatan Penanganan Covid-19 Jadi Perbincangan Hangat di Medsos

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, lensanusantara.net – Seperti diberitakan sebelumnya bahwa, Sabtu (04/01/2020) telah terjadi pembubaran olahraga sodor di beberapa desa oleh Aparat gabungan percepatan penanganan Covid-19 dengan tujuan keselamatan bersama ditengah pandemi, pembubaran tersebut karena dinilai tidak ada yang menggunakan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan Pemerintah.

Hal ini jadi perbincangan hangat di medsos, sejumla netizen keberatan dengan kebijakan yang diambil oleh tim gabungan tersebut karena dinilai mengurangi hak masyarakat untuk berolahraga khususnya sodor, masyarakat menganggap sodor bukan hanya sebagai olah raga namun disana juga memberi peluang kepada masyarakat untuk mengais rejeki karena seperti yang diketahui saat ini pekerjaan para pedagang kecil sangat merosot, namun dengan adanya gobak sodor ini para pedagang asongan dan pedangang kecil lainnya bisa mengais rejeki.

Example 300x600

Seperti yang disampaikan oleh pemilik akun yang bernama Rizal melalui komentarnya disalah satu postingan Group facebook gobak sodor Bondowoso “Saya berharap pihak dari ke polisian tidak menutup kegiatan olahraga gobak sodor ini .   Karena dalam sisi ekonomis. Ini sangat membantu terhadap pedagang-pedagang yang sejak munculnya wabah Covid ini kehilangan mata pencariaanya. Dan dengan di adakanya kegiatan gobak sodor ini.  Para pedagang sudah menemukan mata pencariannya.
https://www.facebook.com/groups/1392857487686997/permalink/2388205418152194/

Hal senada disampaikan oleh pemilik akun Facebook bernama Riki Firmansyah “Siapapun yg membaca ini, rakyat biasa, rakyat kaya, aparat atau pejabat. Jika tempat-tempat keramaian seperti pinggiran alun-alun, pasar dan perusahaan dibuka dengan alasan menolong ekonomi maka tolonglah kami juga. Jika tempat pendidikan mulai di buka seperti sekolah dan semacamnya maka tolonglah kami juga. Kenapa kami susah untuk berolahraga ? jika ini untuk kebaikan kami maka tolonglah tegas kepada kami. Jika ini hanya meruncing kepada kami penggila olahraga malam, baik itu voli, futsal dan gobak sodor yg sedang ramai saat ini maka saya kurang setuju. Bukankah kami di izinkan beraktifitas dengan memperhatikan protokal kesehatan ? Jika benar, maka jangan bubarkan dan jangan tutup lapangan kami.”
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3129921237131081&id=100003397059683

Mengutip argument dari para pecinta olah raga sodor diharapkan pihak yang berwenang mempertimbangkan kembali kebijakan penutupan olahraga sodor. (Tim )

Tinggalkan Balasan