SBB, Lensa Nusantara – Sejumlah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akan menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, untuk meningkatkan mutu sarana dan prasarana belajar. Pada tahun 2020, DAK yang akan di distribusikan secara bertahap di tahun ini yakni, TK Darma Wanita Piru, Kecamatan Seram Barat dan TK Negeri Satu Atap Latu, Kecamatan Amalatu Kab. SBB
Saat ditemui awak media paska membuka sosialisasi prosudural penggunaan DAK Fisik bidang pendidikan yang berlokasi di gedung aula Penginapan Mentari, Desa Piru, selasa 08/09/2020.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. SBB, Godlief Euguene Corputty, S.Pi. selaku penanggung jawab alokasi DAK fisik untuk jenjang PAUD, mengingatkan kepada para pengguna anggaran, untuk bisa mengunakan anggaran tersebut dengan baik dan harus berdasarkan petunjuk teknis pengelolaannya. Ia juga meminta kepada para sekolah, untuk bisa transparan dalam menggunakan anggaran ini.
“Harus transparan dalam menggunakan anggaran ini,” ujar Corputty, saat diwawancarai paska sosialisasi DAK Fisik Bidang Pendidikan Dasar.
Hal ini nantinya akan ber imbas serta berakibat fatal bagi penyelenggara dan pengguna DAK fisik jika ada indikasi yang merugikan negara.
Dengan transparannya penggunaan anggaran ini serta berdasarkan petunjuk teknis pengelolaan, maka para pengguna anggaran tidak lagi harus takut, jika di datangi oleh oknum-oknum yang datang menanyakan proses pembangunan yang sedang dilakukan” Kata Corputty.
Karena menurutnya, biasanya cukup banyak oknum-oknum yang datang dan mencari-cari kesalahan” lanjutnya kepada wartawan.
Selain itu Corputty juga menegaskan dalam penggunaan DAK fisik ini bersifat suakelola yang artinya pekerjaan dan penggunaan sepenuhnya di atur oleh pihak sekolah dan pihak komite jadi jika ada orang yang datang dengan mengatasnamakan pihak Pemeritah Daerah atau dinas pendidikan segerah di laporkan agar kita bisa mengambil tindakan tegas,
“Dan apabila ada oknum sekolah yang masi nakal dalam penggunaan DAK fisik kami tidak segan-segan untuk menghentikan proses pekerjaan dan menarik semua anggaran yang telah di kucurkan kepada pihak sekolah, serta akan di proses ke rana hukum tegas” Corputty.
“Adanya DAK ini, bertujuan agar sarana dan prasarana belajar, sesuai dengan standar pendidikan nasional,” tutup Corputty.(Adnan)








