Probolinggo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ratusan Warga dan pegiat anti korupsi Probolinggo, melakukan aksi di Kejari Probolinggo. Masa aksi ini menuntut transparansi kasus korupsi yang sedang ditangani kejari. Kejari dianggap tidak kunjung menangani kasus korupsi yang telah dilaporkan.
Kasus korupsi yang sudah dilaporkan ialah kasus korupsi proyek Pemeliharaan Perbaikan Jalan Provinsi.Yang anggarannya dari dana hibah yang diberikan oleh Australia untuk proyek perbaikan jalan menuju puncak wisata Gunung Bromo. Di perkirak kerugian negara 2 milyard rupiah.
Korlap aksi, Syamsudin, yang juga buapati lira di Kabupaten Probolinggo, meminta para jaksa jangan mau di intervensi pihak manapun, dalam penanganan kasus korupsi.
Syamsudin meminta jaksa berlaku profesional. Jika jaksa tak melakukan tugasnya dengan benar, maka Syamsudin berjanji akan melakukan demo yang lebih besar lagi.
“Kami berharap laporan dugaan korupsi yang dikeluhkan masyarakat di Probolinggo diproses dengan profesional dan baik. Kalau janji yang diberikan kejaksaan tidak dilakukan, kami akan melakukan demo yang lebih besar lagi,” ujar Syamsudin kepada wartawan,
Kajari Probolinggo David P Duarsa berjanji akan segera menangani kasus laporan dugaan tindak korupsi proyek PRIM dan kasus lainnya. David mengatakan kasus dugaan korupsi yang dilaporkan tersebut tetap berjalan. David meminta semua pihak untuk bersabar.
“Di masa penempatan saya di Kabupaten probolinggo ini masih dua minggu, dan tidak ada kasus yang berhenti, sumua kasus yang di laporkan pasti kami proses. Jadi kami harap semua besabar. Pungkas David.(Yusuf)








