Keterangan Palsu Dari RS Diduga Menghamilinya Tim Investigasi LN Menuai ancaman Dari SF

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Lensanusantara.net Bondowoso 18/04/2020. Berawal Dari berkenalan Di Tempat Wisata Tasnan Seorang Pemuda Beranak dua Asal dari salah satu Desa di Bondowoso Berinisial SF Dengan Seorang Gadis Berinisial RS Dari Salah Satu Desa Di Kecamatan Grujugan Bondowoso Dari Hubungan Itulah Mereka Berdua Sering Bertemu entah apa yang dilakukan mereka sehingga Dari seringnya bertemu Diduga Gadis Tersebut Mengalami telat datang Bulan.Dari Hasil konfirmasi Tim Lensa Nusantara Kepada Gadis Berinisal RS Pada Tanggal 20/04/2020 RS Mengakui Semua Perbuatannya Dari Awal sehingga Berujung Pada Terlambat Bulan Bahkan Dalam pengakuannya RS Sempat Dipaksa Oleh SF yang dalam kondisi Mabuk di salah satu Hotel Di Bondowoso.Untuk melakukan Tindakan Yang Tak wajar dilakukan oleh Manusia yang belum berstatus Suami istri Tapi entah apa yang merasukinya

“Saya Sempat Mau loncat dari cendela karena kunci pintunya ga bisa Dibuka Mas Tapi Tangan Saya Dipukuli oleh SF Dan di dorong Ke tempat Tidur Dipaksa Melakukan Asusila Tapi saya Ga mau Sambil Nangis Saya Mas Terjadilah Gitu dah mas”Jelas RS dengan Nada Sedih.

Dalam Waktu Singkat Yadi bersama Tim Investigasi Anggota DPC LSM KPK Nusantara Bondowoso serta Tim LN Setelah Mengantongi Data dari RS Langsung Mendatangi Rumah SF untuk Meminta pertanggung Jawaban atas Perbuatannya dan sesampai di rumah SF Ditemui sekitar Hitungan Menit Tapi SF mengajak Tim Investigasi Membahas Kasus Ini Diluar Rumah Karena Takut Terdengar Oleh Istrinya.

BACA JUGA :  Forkopimda Jatim Rayakan HKSN 2020 di Gedung DBL Arena

Sesampai Di Salah satu rumah Teman Dari SF Dibahaslah Kasus tersebut Dan SF Berjanji untuk menyelesaikannya dengan RS.”Saya akan Menyelesaikannya Dalam Waktu Dekat Ini mas Kalau bisa sampean bersam Rekan2 Bantu saya Agar Cepat selesai” Ucap SF

Dalam waktu Hitungan Hari Teman SF Menelpon Tim LN dan Lsm KPK Nusantara Untuk Menemuinya Di Pom Nangkaan Bondowoso dalam Rangka Menyelesaikan Permasalahannya.

BACA JUGA :  Dimasa Pandemi, Ujian Try Out Siswa SD Dabasah 1 Bondowoso "Berbayar"

Setelah Sampai Di Alfamart Di jalan Mastrip Desa Sukowiryo Terjadilah Musyawarah untuk Penyelesaian Permasalahan SF Dan RS.saat Ditengah Perbincangan Teman SF akan memberikan Uang Yang Berjumlah 1,5 juta Kepada Anggota LSM KPK dan Tim LN tapi Ditolak Agar Menyelesaikan Langsung kepada Yang Bersangkutan.

Yadi selaku Anggota LSM KPK Nusantara membenarkan Adanya SF akan memberikan Uang nominal dari SF “SF mau memberikan uang sebesar 1,5 juta Kepada saya Dan rekan rekan tapi saya ga mau serta menyarankan untuk Langsung Kerumah RS dan menyelesaikannnya Sendiri Karena SF masih Teman kita mas”Jelas Yadi Saat di lokasi

Dalam Musyawar Belum ada Penyelesaian Akhirnya mereka Pulang kerumah masing masing dan Tim LN Bersama LSM KPK Nusantara Menghubungi RS untuk menanyakan kepada RS Apa yang dia inginkan dalam Smsnya RS Menyuruh Tim Lsm Kpk Nusantara Dan LN untuk Memintakan Uang kepada SF Sebesar 1,5 juta

BACA JUGA :  Patroli Physical Distancing di Alun-Alun Besuki, Polisi Tilang 56 Pengendara Tidak Tertib Berlalu Lintas

“assalamualaikum mas gini aja mas Bilangkan sama SF Saya mau minta uang satu juta setengah,Setelah itu saya ga mau merepotkan Dia lagi sama rekan rekan sampean mas,biar ada rasa tanggung jawabnya dia mas”Jelas RS melalui pesan singkatnya.

Berjalan Sekitar Dua hari SF Mendatangi Rumah RS serta mengajak RS meminta untuk Periksa Di salah Satu Bidan Karena RS Diduga Mengalami telat Bulan.Setelah Diperiksa Hasil mengejutkan tidak sesuai Dengan Keterangan RS dari awal Yang berawal Positif Tapi setelah Diperiksa Ternyata Negatif.amarah SF melangit kepada Tim LN Dan LSM Kpk Nusantara sehingga Malam hari sekitar Jam 12 SF Menelpon Adt dengan Nada Kasar”Ayo kluar dari rumahmu Temui Saya apa saya yang mati Apa kamu,Ayo kita adu kepintaran sekarang”Jelas SF Dengan Nada marahnya. . .Bersambung.(Adit)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan