Mantan Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari Meninggal Dunia

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Oku – Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari meninggal dunia, Kamis (23/4/2020).

Kabar duka ini disampaikan Hendri Zainuddin, rekan sesama Pengurus Sriwijaya FC.

Sebelumnya Pahri mendapat perawatan di RS Siloam Palembang akibat kecelakaan yang dialaminya.

Pahri dirawat karena mengalami kecelakaan tunggal di Banyuasin pada 16 April lalu.

Pahri telah menjalani operasi di RS Siloam Sriwijaya, Minggu (19/4/2020).

Pahri mengalami luka memar didadanya, setelah terjatuh dari motor.

Mantan ketua DPW PAN Sumsel tersebut, hendak memenuhi undangan camat di daerah Banyuasin.

BACA JUGA :  Penetapan Paslon Bupati dan Wakil, Polres Situbondo Terjunkan 200 Personil Untuk Pengamanan

Dimana suami dari Lucyanti tersebut menggunakan sepeda motor gede (moge) merek BMW dari Palembang bersama 4 rekannya lainnya.

“Mereka konvoi, dari Palembang jam 9 nan, dan saat itu posisi bapak ada diposisi kedua. Saya dapat cerita dari kendaraan dibelakang yang mangku (Heru) jika bapak motong atau nyusul mobil didepan.”

“Memang mobil saat itu sudah terpotong di daeerah Sumbawa, tapi karena ada lubang di depan, berhasil ngelak lubang pertama tapi di lubang kedua tidak terhindar dan melangsar sekitar 15 meteran,” jelas seorang kerabat.Sebelum berangkat, Pahri menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya.

BACA JUGA :  Kejari Indragirihulu Musnahkan BB Tindak Pidana


Pahri sempat 3 kali maju mundur untuk pergi dengan motor.

“Jadi dirumah tu agak bingsal, ngapo bapak ni dak cak biasanya. Saya juga saat itu izin mau ke rumah satunya, namun tatapannya langsung buang muka dan setelah berjalan 2 meter di jawab oh iyo, dan itu jadi pikiran juga,” kenangnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Kasat Lantas AKP Avani, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang dialami mantan Bupati Muba Pahri Azhari.

BACA JUGA :  Panas Matahari Mengingatkan Warga Klekean Kepada Satgas TMMD 110 Bondowoso

Korban saat itu konvoi bersama rekannya dan terjatuh.

Pahri diduga hilang konsentrasi saat mengendari motor gedeh (mogeh) BG 2446 AAQ.

“Benar, anggota dapat informasi dan di cek ke tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan, korban sudah tidak ada, karena dibawa oleh rekan konvoi ke Rumah Sakit Siloam Palembang,” kata AKP Avani.

“Ini jelas laka tunggal dan tersangkanya korban sendiri. Sementara motor dikembalikan kepada korbannya. Namun proses laporan tetap kita laporkan,” ungkap tambah AKP Avani. (Alhafiz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan