Berita

Pembangunan Gedung Laboratorium Bahasa di SMAN 01 Kecamatan Kasui Telah Selesai Finising

70
×

Pembangunan Gedung Laboratorium Bahasa di SMAN 01 Kecamatan Kasui Telah Selesai Finising

Sebarkan artikel ini

Way Kanan, lensanusantara.co.id – 06 oktober 2020 proses pembangunan Gedung Laboratorium Bahasa sehingga bisa mampu mengasah kemampuan siswa siswi berbahasa terus meningkat.

SMAN 01 Kecamatan Kasui Kabu paten Way Kanan sudah selesai Pinising,Dengan ada nya anggaran dana dari pemerintah untuk pembangunan Gedung Laboratorium Bahasa merupakan tempat yang tepat bagi para siswa siswi langsung untuk melatih keterampilan dan pemahaman terhadap bahasa yang di pelajari, bukan hanya mendengarkan saja akan tetapi melatih dan membaca baik bahasa asing maupun bahasa multimedia ucap pak Nurwana,S.Pd.M.,Si selaku Kepala sekolah SMAN 01 Kecamatan Kasui.

Example 300x600

Nurwana,S.Pd.M.,Si mengharapkan dengan adanya Gedung tersebut anak didik nya bisa lebih memahami berbahasa asing mau pun multimedia,Dan setelah kami datangi kelokasi pembangunan gedung Laboratorium Bahasa di sekolah SMAN 01 Kasui, kami bertemu langsung dengan kepala Sekolah (Kapsek) bapak Nurwana,S.Pd.M.,Si di kantor ruang kerja tempat beliau mengemban tugas sebagai pimpinan, Kepala Sekolah Pak Nurwanan,S .Pd.M.,Si mengatakan bahwa “bangunan gedung Laboratorium Bahasa ini dari anggaran pemerintah atau APBD, dan Alhamdulilah berjalan dengan lancar tiada hambatan suwatu apapun dan saya juga mengikuti sesuai petujuk/ Rab.atau juknis yang ada, Dan kami awak media juga bertemu dengan beberapa para guru dan siswa siswi Kecamatan Kasui yang enggan di sebutkan nama nya, mengatakan sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah pusat yang telah mengucurkan dana untuk pembangun gedung Laboratorium Bahasa SMAN 01 Kecamatan Kasui dan sekarang anak anak kami bisa belajar,dan kami juga mengucapkan berterima kasih kepada kepala sekolah Pak Nurwana,S.Pd.M,Si yang telah benar benar membangun gedung laboratorium Bahasa kami,Sebagai harapan kepala sekolah siswa siswi dalam pelajaran bisa bertatap muka langsung bisa terlaksana kembali, bahkan kami sangat mengharapkan anak anak didik kami bisa bersekolah bertatap muka akan tetapi kami masih menerapkan Protokol kesehatan”.pungkasnya.(Yudi)

Tinggalkan Balasan