Lensa Nusantara
Banyuwangi Featured

Bangunan Warung di Area Sepadan Sugai Terkesan Ada Pembiaran

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Maraknya bangunan yang berdiri di garis sempadan sungai wilayah kecamatan genteng hingga saat ini masih tetap berlangsung, Selasa. (02/02/2021).

Seperti bangunan ruko (Rumah toko) yang tertangkap kamera awak media di wilayah Desa Kembiritan. Kecamatan Genteng. Padahal di sepanjang aliran sungai sudah terpampang plang informasi larangan untuk mendirikan bangunan berdasarkan peraturan menteri pekerjaan umum no. 63 tahun.1993 tentang garis sempadan sungai.

Salah satu pemilik ruko (Umi) yang berada di desa Kembiritan. Mengatakan, “Saya tidak tau pak, yang saya tau setiap tahun saya membayar pajak, melalui Kepala Dusun. Dan tidak ada omongan apa -apa tentang bangunan yang baru saya dirikan.”

“Seperti kita lihat bersama bangunan juga belum selesai,tujuan saya supaya jalan bersih dan rapi,”ucapnya sambil menunjukkan surat PBB (pajak bumi dan bangunan)

Bukan hanya bangunan ruko saja yang berdiri di Desa Kembiritan. Ada juga bangunan yang akan di jadikan usaha perbengkelan oleh pengusaha bengkel yang berada di desa kembiritan.

Sukamto kepala desa kembiritan menjelaskan kepada wartawan, kalau bangunan bengkel itu sudah ada “SP” (surat pemberitahuan). Supaya aktifitas di hentikan. Sedangkan untuk ruko tersebut, pihak desa belum pernah memberikan ijin apapun juga yang melanggar bangunan yang berdiri di atas sempadan sungai.

“Terimakasih atas informasinya mas, kami akan menindak lanjutinya, dan kalau informasi yang bersangkutan katanya sudah membayar di staff kami, pihak desa akan memanggil yang bersangkutan, ” ucap kamto

Sementara melalui kepala “Korsda” ( Eksploitasi Air Irigasi Daerah Genteng ), H.Muhfad Saat di konfirmasi mengatakan, ia belum mengetahui bahwa telah ada pembangunan ruko baru di area sepadan sugai Desa Kembiritan. Kecamatan Genteng.

“Saya benar – benar tidak tau mas tentang bangunan yang berdiri di sempadan sungai Desa Kembiritan, karena memang pada dasarnya bangunan di area sepadan sugai itu tidak di perbolehkan.

“Jangankan rekom, bangun aja sudah tidak boleh kok, dan jika memang demikian kami akan segera cek lokasi dan memberikan Surat teguran resmi kepada pihak yang bersangkutan.” pungkasnya (her)

Related posts

Panen Jagung Perdana Dalam Rangka Ketahanan Pangan Kodim 1509/Labuha

Lensa Nusantara

Turuti Permintaan Pihak Keluarga,Tim Inafis Polda Lampung Bongkar Makam Yang Diduga Dibunuh

ADM

Resmi Ditetapkan Sebagai Cabup-Cawabup Mojokerto Terpilih, Pidato Pertama IKBAR

Lensa Nusantara