BeritaDaerah

Warga Desa Santan Ulu Kecewa, Ancam Adakan Swiping Perusahaan PT. HPU

61
×

Warga Desa Santan Ulu Kecewa, Ancam Adakan Swiping Perusahaan PT. HPU

Sebarkan artikel ini

Tenggarong, LENSANUSANTARA.CO.ID – warga desa santan ulu kecamatan marangkayu kabupaten Kukar ancam mau mengadakan Swiping ke perusahaan PT. Harmoni Panca Utama (HPU) karna tidak di memenuhi permintaan yang ingin memasukan warga sebagai tenaga kerja di perusahaan tersebut.

Example 300x600

Permintaan salah satu permintaan warga melalui forum ketenagakerjaan desa santan ulu yaitu 10% tenaga skil dan 10% tenaga non skil yang belum di setujui oleh pihak perusahaan PT HPU yang beroperasi tambang di desa tersebut.

Dalam laporan salah satu warga ingin adakan Swiping, kepala desa santan ulu Budi Herianto dan Ketua BPD Irwanto selaku pemdes di desa tersebut adakan rapat darurat bersama warga, ketua forum ketenagakerjaan, ketua adat setempat dan pihak perwakilan perusahaan PT. HPU untuk mencari solusi dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, Rabu 03/02/2021.

Hasil dari pertemuan dadakan yang di lakukan pemdes setempat yaitu, pihak perusahaan meminta waktu 3 hari untuk memberikan jawaban permintaan para warga sekitar.

‘kami meminta waktu dan membicarakan ke menejemen kami sekitar 3 hari untuk menjawab permintaan warga’ ujar Resa salah satu perwakilan PT.HPU.

Dari steatmen yang di keluarkan dari pihak perusahaan warga merasa Masi terpendam kekecewaan, menurut keterangan warga melalui perwakilan kepala desa santan ulu dan DPD santan ulu.

warga menyampaikan keluhan dengan adanya janji yang sudah berapa kali belum ada realisasi dari pihak Perusahaan, khusunya keterbukaan masalah ketenaga kerjaan yang mau di rekrut oleh perusahaan tambang Batu bara PT.HTU.

‘saya mewakili warga kecewa dengan pihak perusahaan, karna memang sampai sekarang belum ada jawaban yang di minta warga sekitar mengenai tenaga kerja di perusahaan tersebut yang keinginannya di ikut libatkban dalam perusahaan’, jelas ucap kepala desa Budi Herianto. (Rul)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!