Berita

Oknum Kadis Nakertrans Hal-Sel Diduga Usir Warga Konfirmasi Kejelasan Test Penerimaan Karyawan

×

Oknum Kadis Nakertrans Hal-Sel Diduga Usir Warga Konfirmasi Kejelasan Test Penerimaan Karyawan

Sebarkan artikel ini

Labuha, LENSANUSANTARA.CO.ID – kejadian pengusiran oleh Oknum Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Halmahera Selatan (Ilham Abubakar)terhadap salah seorang warga bernama Hari Purnomo Trisnadi yang hendak mengonfirmasi dan mempertanyakan kejelasan penerimaan kariawan di salah satu perushan PT Halmahera Persada Lygend(PT HPL) yang bekerjasama dengan Dinas Nakertrans Hal-Sel menui berbagi tanda tanya.

Example 300x600

Peristiwa itu terjadi di kantor Dinas Nakertrans Hal-Sel, pada senin tanggal 22 Februari 2021, ketika korban datang dan meminta kejelasan terkait Penerimaan kariawan yang semula terbuka dan pada akhirnya tertutup oleh Dinas Nakertrans Hal-sel, entah apa yang ada di pikiran oknum kadis nakertrans Hal-sel (IA) sehingga dengan suara lantang mengusir salah seorang warga masyarkat.

Dari pantaun LensaNusantara.co.id korban pengusiran (Hary Purnomo) membenarkan adanya pengusiran dari Oknum Kepala Dinas Nakertrans Hal-sel dan menceritakan kronologis kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian :

” Hari Purnomo, Pada tanggal 06 Oktober 2020 Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Halmahera Selatan mengumumkan Lowongan Pekerjaan pada PT. Halmahera Persada Lygend site kawasi obi pada bagian supporting staf, kemudian Pada tanggal 16 Oktober 2020 saya memasukkan lamaran saudara saya atas nama Yasir Lakoda (pelamar) pada Panitia Dinas, dengan melengkapi seluruh persyaratan termasuk dengan melampirkan pengalaman kerja. sdr Yasir Lakoda mempunyai pengalaman 2 tahun bekerja pada bidang pertambangan dan nomor HP yang bisa dihubungi pun di kasih, bahkan saudara saya mendapatkan Register Nomor Pendaftaran (211)”
Ungkapnya.,senin 22/2/2021

” Kemudiam Pada awal bulan Februari saya bertemu dengan salah satu Panitia Dinas yaitu sdr. Ismail Lidawa (Kepala Seksi Pembinaan Hubungan Industrial pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Halmahera Selatan) dan beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan Tes Seleksi calon Karyawan PT HPL diperkirakan tanggal 9 Februari 2021 atau dapat diundur lagi menyesuaikan jadwal dari perusahaan, Sampai dengan hari Jumat 19 Februari 2021 saya maupun pelamar belum mendapatkan informasi pelaksanaan Tes. Hingga pada sore hari saya kedatangan Tamu bernama Irvan Safar, yang bersangkutan meminta bantu untuk men-scan berkas-berkasnya menjadi file pdf. Menurut Irvan Safar dia ditelpon dari HRD PT. Halmahera Persada Lygend untuk mengirimkan berkas-berkas lamarannya dalam file pdf, dan ditunggu sampai dengan batas pukul 17.00 WIT. dan yang bersangkutan diberitahu untuk persiapan dalam waktu seminggu kedepan akan dihubungi kembali untuk pemanggilan, dan Menurut Sdr. Irvan Safar dia di telpon langsung oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Halmahera Selatan pada tanggal 11 Februari 2021 untuk mengikuti Tes seleksi karyawan PT HPL di Hotel Buana Lipu, pada keesokan harinya 12 Februari 202, sedangkan berkas-berkasnya baru selesai dilengkapi pada hari jumat tanggal 19 Februari 2021 (terbukti dengan Surat Keterangan Dokter tertanggal 19 Februari 2019)”.ujarnya

Lanjut hari dalam wawancaranya dengan Wartawan lensa Nusantara menceritakan.
” kemudian saya menghubungi pak Sarbin Abdurahim dan beliau sarankan menghubungi Panitia yang baru, atau langsung ke Kepala Dinas., Pada hari Sabtu tanggal 20 Februari 2021 sekitar pukul 20.00 WIT saya mendatangi Rumah sdr. Ismail Lidawa, SH dengan tujuan ingin mengkonfirmasi mengapa tidak ada informasi pelaksanaan tes pada tanggal 11 dan 12 Februari 2021 kepada saya atau kepada saudara saya sebagai pelamar,Sdr. Ismail Lidawa menyampaikan bahwa kewenangan menghubungi pelamar sudah bukan pada dirinya, karena dirinya sudah digantikan dengan sdr. Musa Abubakar, SE, MM dan Said Amir sebagai Panitia Pelaksana.” Tuturnya

” Pada hari Senin tanggal 22 Februari 2021 saya menemui Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Halmahera Selatan diruangan kerja beliau, dan disaat itu juga ada panitia pelaksana tes (Panitia Baru) yaitu sdr. Musa Abubakar SE, MM dan sdr. Ismail Lidawa SH (Panitia lama),Kepala Dinas menyampaikan bahwa pelaksanaan Tes sudah selesai tanggal 11 dan 12 Februari 2021 dan sudah final.,Tentang peserta yang tidak dihubungi dalam pelaksanaan Tes, menurut kadis bukan tanggung jawabnya dan dia tidak tau, karena berkas-berkas tidak ada pada Dinas, saya menanyakan, apakah panitia tidak punya list daftar nama pendaftar yang sudah mendaftar dan diregister dan pasti tercatat dengan nomor HP para pelamar, Panitia menjawab tidak memiliki daftar tersebut “

” kemudian Ketika saya konfirmasi tentang sdr. Irvan Safar, pada awalnya Kepala Dinas mengaku tidak kenal dan tidak menghubungi, akan tetapi setelah disampaikan bahwa saya memiliki file berkasnya Kepala Dinas mengatakan bahwa Sdr. Irvan Safar beserta beberapa orang lainnya adalah perintah Bupati langsung, Bupati langsung telfon ke HRD pak Taufik dan Pak Ronal “

” Saya mempertanyakan apakah proses pendaftaran yang dilakukan pada bulan oktober tidak dipakai lagi?? Karena ada peserta tes yang langsung memasukkan berkas pada hari itu juga (sebagaimana pernyataan kadis) , dan bahkan datang karena ditelpon langsung oleh kepala dinas ?? saya sampaikan bagaimana nasib ratusan orang termasuk saudara saya yang sudah menunggu dengan berbulan-bulan untuk mengikuti Tes ini. Yang saya ketahui bahwa salah satu peserta tes yang ditelpon oleh Kepala Dinas tidak memunyai pengalaman kerja, sedangkan beberapa orang pelamar termasuk saudara saya sudah mempunyai pengalaman kerja malah dikesampingkan.,Kepala dinas menyampaikan bahwa apabila saya ingin bertanya maka tanya di perusahaan, bukan tanya kepada beliau karena dia masih baru “

“kemudian ada juga kalimat kalimat yang dilontarkan oleh kepala dinas yang menyebutkan bahwa apabila ingin kerja di perusahaan, maka buka perusahaan sendiri la kerja., Pada saat menjelang akhir pertanyaan saya ,Kepala Dinas menjawab dengan nada marah sambil memukul keras Sofa dan mengusir saya keluar ruangan. Ngana Banyak tanya, keluar!!! Out!!!, saya keluar ruangan sambil membuka pintu dan beliau mengusir saya dan mengata-ngatai saya dengan perkataan tidak pantas… salah satunya kata BRENGSEK. “
Ungkap hari dengan ekspresi resah..

Secara terpisah kadis Nakertrans Hal-sel(Ilham Abubakar) saat d confirmasi awak media mengatakan.

” Itu bukan kewenangan saya tapi itu kewenangan perusahan, truss pak bupati (Bahraen kasuba)tlp saya, ini ada saya p orang satu dia so daftar dari Tahun 2019, tes dari jaman fahri nahar,tapi tara dapa-dapa , oh siap.itu bukan saya,.” Ujar kadis.

(Husain)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan