Lensa Nusantara
Berita Featured

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Tertibkan Kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan

Hamadi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Lapak para pedagang yang menempati kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, ditertibkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua yang dibantu puluhan anggota Satuan Polisi (Satpol PP) dan aparat kepolisian, Senin (29/3/2021).

DKP Provinsi Papua menertibkan para pedagang sayuran dan barang selain ikan yang berjualan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi. Penertiban berjalan lancar, karena banyak pedagang yang membongkar sendiri lapak jualan dan barang dagangan mereka.

Menurut Sekretaris DKP Papua Carlos Matuan, penertiban ini merupakan perintah Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Sekretaris Daerah Dance Flassy.

“Kita ingin mengembalikan fungsi PPI yang sebenarnya. Sebab, saat ini PPI bukan hanya ditempati pedagang ikan, tetapi juga pedagang sayur dan lainnya,” kata Carlos Matuan.

Carlos menjelaskan, sebelumnya, para pedagang ini menempati pasar Sentral Hamadi. Namun, pasca kebakaran, mereka lalu berpindah ke PPI.

“Dulunya pedagang sayur di sini hanya sedikit, tapi lama-lama semakin banyak hingga mereka membangun lapak,” jelasnya.

“ Dia mengaku , Kami sudah sosialisasi ke para pedagang sejak tiga bulan lalu. Jadi tidak ada unsur paksaan dalam penertiban ini. Mereka sendiri yang bongkar dan kita hanya datang menyaksikan proses penertiban,” kata Carlos.

Setelah penertiban ini, kata Carlos, pihaknya akan segera menata kembali PPI agar hanya aktifitas jual beli dan pelelangan ikan yang berjalan di lokasi tersebut.

“Hamzah, salah seorang pedagang, mengaku pasrah dipindahkan keluar dari PPI. Ia berharap, pemerintah tak lepas tangan, dan menyiapkan tempat pengganti untuk mereka.

“Sejauh ini belum ada petunjuk dari pemerintah daerah di mana lokasi baru untuk kami. Jadi barang-barang semua dibawa ke rumah,” tuturnya.

Ia menyatakan, tak masalah jika diberikan tempat jualan di Pasar Sentral Hamadi, sebab dirinya dan pedagang lain merupakan warga yang berdomisili di Hamadi.

“Yang penting kami bisa berjualan kembali untuk menghidupi keluarga. Sambil menunggu tempat baru, kami mungkin menumpang atau berjualan pinggir jalan atau parkiran. Apalagi ini kan sudah mau memasuki bulan Ramadhan,
harapan saya “semoga ada perhatian serius dari pemda untuk memberikan tempat yang layak untuk kami berjualan lagi , sehingga aktivitas berjualan kami bisa berjalan seperti biasa demi menghidupi keluarga kami”. menghakiri . (igo sanadi)

Related posts

Kapolres Bondowoso Beserta Jajaran Akan Tindak Tegas Jika Masyarakat Menciptakan Kerumunan Disaat Pergantian Tahun Baru 2021

ADM

Optimalkan Aset Daerah, Pansus BMD DPRD Akan Cek Keseluruhan Aset Pemprov Kaltim

Lensa Nusantara

Wilayah Desa Tambaksari Wanareja Kembali Dilanda Bencal Tanah Longsor

Lensa Nusantara