Lensa Nusantara
Featured Polri

Empat Pelaku Pembobolan Kartu Kredit Ditangkap Dirkrimsus Polda Jatim

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Empat seorang Pemuda berinisial HTS, AD, RH dan RS. Ditangkap oleh anggota dirkrimsus Polda Jatim lantaran terlibat dalam kasus pembobolan kartu kredit yang digunakan untuk beli bitcoin atau uang elektronik.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa 4 orang tersebut memiliki peran yang berbeda-beda. HTS, berperan sebagai koordinator dan penampung data, tersangka AD sebagai eksekutor yang mengolah data yang dikirim ke HTS.

“Sedangkan RH yang bertugas mencari data kartu kredit milik orang lain. Kemudian tersangka RS yang tugasnya sebagai penyedia Akun Paxful atau data milik orang lain,” ujar Gatot.

Wadirkrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham menjelaskan bahwa HTS yang bertindak sebagai koordinator bertindak menampung akun credit card kemdudian diolah yang nantinya dibelikan crypto atau bitcoin.

“Kartu kredit ini mereka olah dulu di paxful, setelah itu ada peran lain dari pelaku menggunakan akun paxful orang lain, akun paxful itu dikirimkan ke HTS, data email yang ada di kartu kredit oleh HTS ditetima diolah, setelah memiliki nilai ekonomis kemudian dibelikan bitcoin sebagian dan sebagian untuk kepentingan pribadi,” ungkap Farman.

Kata Farman, pelaku sudah melakuka asksinya selama 1 tahun. Keuntangan yang diterima HTS 300 jutaan.

Farman mengatakan, kasus tersebut akan berkembang dan Pihaknya telah mengantongi beberapa nama yang saat ini sedang berada di luar kota.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan amankan 3 orang pelaku inisialnya sudah ada dan mudah-mudahan berkembang,” tandasnya.

Korban dari kasus pembobolan tersebut sebagian besar adalah warga negara asing. Hasil keuntungan ini digubakan untuk kepentingan pribadi.

“Setelah diolah hasil keuntungan bitcoin tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi,” tutur Farman.

Firman menambahkan, atas ke empat tersangka ini. kini sudah ditahan dan dijebloskan kedalam Penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya .

“meraka juga kami jerat dengan Pasal 30 Ayat (2) Jo Pasal 46 Ayat (2) dan Pasal 32 Ayat (2) Jo Pasal 48 Ayat undang-undang RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika dan Pasal 480 KUHP dan atau pasal 55, 56 KUHP.” Pungkasnya.

Reporter : Pan

Related posts

Dewan Koordinator Nasional dan Dewan Koordinator Daerah Ormas Wira Lentera Jiwa Dukung Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si Untuk Jadi Kapolri

Lensa Nusantara

Edy Kelleng Ate Berutu Terpilih sebagai Ketua DPD II Kabupaten Partai Golkar di Kabupaten Dairi

Lensa Nusantara

Miris !!! Sejumlah 458 Warga Kehilangan Tempat Tinggal Pasca Kebakaran Duri Selatan Jakarta Barat

ADM