Lensa Nusantara
Berita Bondowoso

Kodim 0822 Bondowoso Siap Amankan Pemulasaraan dan penguburan Jenazah

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Menindak kejadian Jenazah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 diambil paksa oleh warga dari ambulans dan dibakar oleh massa warga Desa Kemirian Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso, Prov. Jawa Timur.

Wakil Bupati Bondowoso memimpin langsung Zoom Meeting Rakor tentang pemulasaraan dan penguburan jenazah Covid-19, bertempat di ruang Sabha Bhina Praja 1 Kantor Pemkab. Bondowoso Jl. Letnan Amir Kusman Bondowoso, Rabu (21/7/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmat, SE, M.Si., Wakapolres Bondowoso, Kompol Susiyanto, S.Sos, Pasiops Kodim 0822/Bondowoso, Kapten Kav. Andoko dan Kasi Intel Kejaksaan Bondowoso, Sucipto S.H, MH., serta Kadinkes Bondowoso, Dr. Moh Imron M.Kes.

Dalam rapat koordinasi tersebut persoalan dibahas antara lain:
a. Semua Stikholder yang ada di Kab. Bondowoso supaya selalu kompak dan bersinergi di lapangan baik TNI/Polri dan pemerintah daerah Bondowoso.
b. Melalui Satgas yang ada di desa dan kecamatan ini perlu juga ada kesepahaman tentang pencegahan Covid-19 ini.
c. Pemakaman atau pemulasaraan jenazah ini perlu kita sampaikan bahwa pelaksanaannya harus betul betul di perhatikan, termasuk dengan keamanan dari pribadi petugas, supaya aman dari Virus Corona maka harus menggunakan standar APD Covid-19 yang benar.
d. Untuk surat kematian harus di keluarkan oleh Dokter yang menjaga, apabila keluarga besar ingin melaksanakan pemulasaraan jenazah boleh, akan kita siapkan perlengkapan APD-nya, tetapi harus tetap sesuai dengan prokes, agar keluarga besar mengetahui persis pemularasan jenazah keluarganya dengan benar.
e. Bagi masyarakat yang ingin memakamkan keluarganya boleh dengan Prokes yang benar, semua untuk membantu kelancaran pemakaman.
f. Kejadian penolakan yang sudah terjadi yaitu di Tamanan, Wringin, Wonosari dan Pakem. Jadi saya berharap kepada Forkopimka agar menyiapkan tim pemakaman di kecamatannya dan mereka harus di latih agar dapat bekerja dengan benar.
g. Apabila mengunakan dana desa harus betul betul di gunakan, jangan tidak mengunakan dana desa tetapi di laporkan mengunakan dana desa.ini akan terjadi suatu masalah nantinya.
(Yadi/Hosairi)