Lensa Nusantara
Advertorial Berita Pemerintahan

Permudah Akses Masyarakat, Tahun Ini PUPR Kuansing Kembali Aspal Jalan

Telukkuantan, LENSANUSANTARA.CO.ID
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (
Kuansing) Provinsi Riau  melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tahun 2021 ini kembali lakukan pengaspalan jalan dan bangun kantor desa.


Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas ( Plt ) Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrel Arif, didampingi Kabid Bina Marga PUPR Jafrison kepada media ini, Jumat lalu di kantornya.

Adapun proyek fisik yang akan dibangun tersebut menurut Ade Fahrel yakni pengaspalan jalan Banjar Benai sepanjang 0,7 kilometer,   jalan Jake – Geringging Baru sepanjang 0,5 kilometer,  jalan Lingkar Kota Inuman sepanjang 1 kilometer.


Kemudian kata Ade Fahrel jalan Lumbok – Sungai Soriak sepanjang 0,5 kilometer,  jalan Logas – Sungai Rumbai sepanjang 1,1 kilometer,  jalan Muaro Lembu – Pangkalan Indarung sepanjang 1 kilometer,  jalan Pasar Usang Baserah – Pulau Kijang sepanjang 0,5 kilometer,  jalan Pasir Mas – Sako Margasari 0,5 kilometer,  jalan Pauh Angit – Pakuciang sepanjang 0,5 kilometer,    jalan Poros Beringin Jaya 0,5 kilometer, jalan Sako – Trans SKP II sepanjang 0,5 kilometer.

BACA JUGA :  Ketua Komisi I DPRD Bondowoso Sebut, Mutasian Camat Pelanggaran

Selanjutnya kata Ade pembangunan peningkatan ruas jalan Sangau – Siberobah kembali dilanjutkan. Jalan tersebut akan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021.

“Sekarang sudah proses “ujar Ade Fahrel.
Ia mengatakan ruas jalan Sangau – Siberobah dilakukan peningkatan tahun ini menjadi jalan aspal dengan panjang 3,3 kilometer menggunakan DAK. “Tahun ini kita dapat 3,3 kilometer dibangun jalan aspal, menggunakan DAK,” katanya.

Dengan tambahan tersebut, masih ada sekitar 800 meter lagi yang belum dibangun jalan aspal.”Sisanya masih ada sekitar 800 meter lagi yang belum diaspal tepatnya berada di desa Seberang Sungai, jadi belum tuntas semuanya,” katanya.

Sementara ruas Seberang Taluk – Siberobah tinggal 1,5 kilometer lagi yang belum dibangun jalan aspal. “Untuk ruas Seberang Taluk – Siberobah itu ada sekitar 1,5 kilo lagi yang belum diaspal,” katanya.

“Kalau ruas yang kita usulkan dibangun menggunakan DAK cukup banyak, mudah-mudahan usulan kita bisa masuk pada tahun depan,” paparnya.

BACA JUGA :  Hari Kelima Polres Bogor bersama Satgas Covid-19 Lakukan Operasi Yustisi Dimasa PPKM

Selain itu kata Ade Fahrel juga akan dilakukan pembangunan Median Jalan Sp. Hasanah – Pulau Bungin sepanjang 1300 meter,  dan rehabilitasi jalan Kompe  Berangin – Kampung Baru Cerenti sepanjang 6 kilometer,  jalan Lubukjambi – Lubuk Ambacang sepanjang 11 kilometer.


Lebih jauh Ade Fahrel menyebutkan bahwa selain pembangunan jalan juga ada pembangunan jembatan dan Box Culvert. Kalau jembatan yang akan dibangun tersebut terletak di Pulau Padang dan Sungai Ulo Hulu. .Sedangkan pembangunan  Box Culvert yang akan dibangun itu berada di Desa Pulau Deras.
” Semua proyek itu sudah masuk proses lelang, “ujarnya.

Selanjutnya pada tahun ini juga kata Ade Fahrel pihaknya juga kembali membangun Kantor Kepala Desa menggunakan dana APBD Kuansing Tahun Anggaran 2021.

Delapan Kantor Kepala Desa dibangun tahun ini yaitu satu di Kecamatan Gunung Toar, yakni kantor Kepala Desa Koto Gunung. Kemudian di Kuantan Tengah ada empat mulai dari kantor Kepala Desa Koto Taluk, Beringin Taluk, Sawah, dan Munsalo Kopah.

BACA JUGA :  Kapolres Pekalongan Pantau Penerapan Prokes dan Bagikan Masker di Pasar Tradisional

Satu di Kecamatan Singingi yakni kantor Kepala Desa Sungai Bawang. Kecamatan Cerenti ada dua unit yakni kantor Kepala Desa Sikakak dan Teluk Pauh.

“Ada delapan Kantor Kepala Desa yang akan dibangun menggunakan APBD Kuansing tahun ini,” kata Ade Fahrel.

Ade Fahrel mengatakan, untuk satu unit Kantor Kepala Desa pagunya lebih kurang 620 juta. Saat ini pembangunan kantor kepala desa masih menunggu selesai lelang. “Pagunya satu unit itu Rp 620 juta,” jelasnya.

Sebenarnya kata Ade Fahrel , untuk data base jumlah Kantor Kepala Desa baik yang sudah dibangun baru maupun yang belum dibangun sudah ada datanya pada Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kuansing.

“Syarat utama untuk pembangunan Kantor Kepala Desa ini tanahnya sudah harus tersedia dan memiliki luas 20 x 30 meter persegi dan sudah bersertifikat,” kata Ade Fahrel mengakhiri.(Suhendi/Adv)