Pemerintahan

Antisipasi Keamanan Jelang Nataru, Dishub Samarinda Adakan Pengecekan Rutin Kapal Menuju Kubar dan Mahulu

158
×

Antisipasi Keamanan Jelang Nataru, Dishub Samarinda Adakan Pengecekan Rutin Kapal Menuju Kubar dan Mahulu

Sebarkan artikel ini

Samarinda, LENSANUSANTARA.CO.ID – Guna mengantisipasi keamanan menjelang Natal Dan Tahun Baru Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda melaksanakan pemeriksaan transportasi sungai jurusan Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Pemeriksaan itu dilakukan dalam rangka jelang hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dipastikan akan mengalami peningkatan penumpang.

Example 300x600

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Herwan Rifa’i melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan,M Teguh Setiawardhana Menegaskan salah satu dalam mengantisipasi keamanan menjelang Nataru yaitu pengecekan utamanya kelebihan muatan (overdrap), kelengkapan kapal (rammcek) kelengkapan berkas termasuk pemeriksaan ABK kapal.

BACA JUGA :
Anggota Komisi III DPR RI Kunjungi Pos Yan dan Pos Pam Nataru di Wilayah Polresta Denpasar

“Karena keselamatan berlayar adalah nomor satu bagi kami, maka dari itu pelaksanaan ini harus berkala dilakukan,”ujar Plt Kadishub Samarinda Herwan Rifa’i melalui Kabid Angkutan M Teguh,Kamis (23/12/2021).

Ia juga menambahkan jelang Nataru khususnya pada Pelabuhan Sungai Kunjang akan mengalami peningkatan penumpang di perkirakan 60 persen, hanya perbedaannya antara jurusan Kubar peningkatan itu terjadi pada angkutan penumpang sedangkan jurusan Mahulu peningkatan terjadi pada angkutan barang.

BACA JUGA :
Operasi Lilin Semeru 2024 di Pamekasan Berlangsung 13 Hari

“Seperti contoh kemarin ada kapal yang over muatan kami langsung kasi pilihan ke pihak kapal mau turunkan penumpang atau barang. Kita tidak heran karena ini menjelang Nataru, sehingga penting bagi kami pemeriksaan ini,” tambahannya.

BACA JUGA :
Jelang Libur Nataru, Pemkab Bojonegoro Siapkan Posko Lalu Lintas

Selain Dishub Samarinda pemeriksaan itu juga diikuti Dishub Kaltim serta Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVII Kaltimtara yang diwakili oleh Manalu. Baginya keselamatan berlayar adalah hal yang paling penting tak heran saat melihat adanya over kapasitas pada kapal tujuan Mahulu pihaknya meminta untuk pemilik kapal dapat mengurangi kapasita bawaan yang dimuat.(Haerul)