free stats
Berita  

Rutin Tiap Tahun, Topas Global Education Bagi – Bagi Takjil Dibulan Ramadan, Kali Ini Bersama BNPM Jawa Timur

SIDOARJO, Lensanusantara.com – Dibulan suci ramadhan tahun ini, lembaga pendidikan Topaz Global Education bersinergi dengan Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) DPC Wilayah Jawa Timur bagi – bagi takjil, sembako dan sarung lebaran. Rabu (20/04/2022)

Kepedulian dengan cara hadir berbagi takjil dan sembako di masa Pandemi Covid -19 tentunya sangat diharapkan oleh sebagian warga yang kurang mampu.

Ditemui Direktur Topaz Global Education, Wiena Rahmadhani mengatakan bahwa, kegiatan berbagi takjil, sembako dan sarung lebaran sudah tiap tahun dilaksanakan.

“Kita berbagi tujuannya adalah mengisi kebaikan dibulan yang penuh berkah ini, selain mempertebal iman kita, aksi ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat utamanya dimasa sulit karena pengaruh Pandemi Covid – 19”, tuturnya.

Wiena Ramadhani menambahkan bahwa, Topaz Global Education selain berbagi takjil dan sembako dibulan ramadhan, Topas juga aktif di kegiatan sosial lainnya.

“Bebagi takjil dan sembako dibulan ramadhan sudah jadi agenda tahunan kami, namun selain itu kami aktif juga di kegiatan kemanusiaan seperti membantu korban banjir di Kota Batu dan juga bantu korban erupsi semeru”, katanya.

Tahun ini kata dia (Wiena), Topaz bersinergi dengan Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) DPW Jatim karena sama – sama mempunyai misi kegiatan sosial.

“Ia benar, Topas Global Education tahun ini bersinergi dengan BNPM DPW Jatim, kita juga punya misi sosial yang sama, jadi selain berbagi juga lebih memperkenalkan budaya dan kegiatan positif masyarakat Madura dan mengajak semua elemen untuk lebih empaty kepada sesama dimanapun kita berada”, ujar Moh Ali Yasin selaku pengurus BNPM DPC Jatim.

“Kami bersama ibu Wiena mengucapkan terima kasih banyak kepada semua para relasi dan donatur, acara kami Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses, semoga apa yang telah kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dicatat sebagai amal baik”, pungkas Moh Ali Yasin. (M. Halili)