free stats
Daerah  

Wynne ChaCha Frederica Berharap Batik Kendal Bisa Dikenal Tingkat Nasional

Kendal, LENSANUSANTARA.CO.ID – Istri Bupati Kendal Wynne Chacha Frederica berharap batik dari Kabupaten Kendal bisa lebih di kenal masyarakat luas, kedepannya bisa nasional.


Istri Bupati Kendal mengatakan hal itu kepada awak media yang mewawancarainya ketika menyaksikan anak anak sekolah Kendal membatik di GOR Singgih kompleks SMK Negeri I Kendal Selasa (20/9).

Ditambahkan oleh Chacha Frederica bahwa batik dari Kabupaten Kendal memiliki ciri khas yang berbeda dengan batik dari daerah lain.

BACA JUGA :  Ketua Bhayangkari Ranting Grujugan Kunjungi Desa Kabuaran


“Dengan ciri khas tersebut kita akan mengangkat batik Kendal menjadi lebih terkenal lagi” tambah Chacha Frederica yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal ini.

Realisasi yang akan dilakukan pada akhir tahun nanti, pihaknya akan melakukan lounching Batik Kendal dengan acara yang cukup meriah.


Dengan lounching ini diharapkan masyarakat bisa mengetahui bahwa di Kabupaten Kendal memiliki pengrajin batik yang cukup banyak.


Dengan terangkatnya batik dari Kabupaten Kendal akan berdampak positif bagi pengrajin atau lainnya.

BACA JUGA :  BAZNAS Kabupaten Kendal Launching Program Unggulan


“Paling tidak omset penjualan mereka bertambah, dengan demikian tenaga pembuatnya juga bertambah,sekaligus mengurangi angka pengangguran ” imbuh Chacha.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Wahyu Yusuf Achmadi yang memprakarsai kegiatan membatik pelajar di Kabupaten Kendal bersama ibu Chacha Frederica mengatakan, kegiatan ini diikuti sekita 40 anak. Baik dari SD, SLB, SMP maupun SMA/SMK.

BACA JUGA :  Ribuan Peserta Ikuti Gowes Sehat Surya Artha

Tujuannya untuk memperkenalkan batik kepada anak anak sekaligus menyalurkan bakat mereka dalam berkreasi melalui membatik.


“Batik merupakan warisan nenek moyang dan perlu kita kenalkan pada anak anak” kata Wahyu.

Pemilik Batik Widji Lanji Kecamatan Patebon yang menjadi instruktur dalam kegiatan ini menyambut baik apa yang telah dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


“Ini menjadi upaya lebih dalam memperkenalkan batik kepada mereka, apalagi mereka membuatnya secara langsung” kata Widji.(Teguh)