Pemerintahan

Bupati Suprawoto Hadiri MoU UNESA dan RSUD dr. Sayidiman Magetan

125
×

Bupati Suprawoto Hadiri MoU UNESA dan RSUD dr. Sayidiman Magetan

Sebarkan artikel ini
Bupati Magetan
Bupati Suprawoto saat menghadiri MoU Antara UNESA dan RSUD dr Sayidiman di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan Jawa Timur. Kamis ( 23/2/2023 ).(Foto: Diajeng/LensaNusantara)

Magetan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Universitas Negeri Surabaya ( UNESA ) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama Pendidikan dengan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) dr.Sayidiman Magetan Bertempat di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan Jawa Timur. Kamis ( 23/2/2023 ).

Example 300x600

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut Universitas Negeri Surabaya akan menjadikan RSUD dr.Sayidiman Magetan, sebagai Rumah Sakit Pendidikan Satelit Fakultas Kedokteran Unesa Surabaya.

BACA JUGA :
Kapolres Magetan Gelar Halal Bihalal dan Olahraga Bersama se-Korwil Madiun Raya, Perkuat Sinergitas Tiga Pilar TNI-Polri Serta Pemda

Dr.Nur Azizah Wakil Rektor bidang IV Unesa berharap dalam kerjasama tersebut akan memberikan manfaat besar khususnya Fakultas Kedokteran Unesa dalam menguatkan Unesa sebagai perguruan tinggi yang berbadan hukum.

“Dalam hal ini kami dari Unesa akan terus berbenah diri berenovasi dan bekerja keras untuk mewujudkan kampus yang mandiri dalam menunjang pelaksanaan merdeka belajar, dan semoga kerja sama ini dapat bermanfaat bagi Unesa maupun bagi Kabupaten Magetan,” pungkasnya

BACA JUGA :
HUT SMKN Kartoharjo Magetan Adakan Lomba Modifikasi Motor untuk Salurkan Bakat Para Siswa

Sementara itu Bupati Magetan Suprawoto berpendapat dengan adanya kerjasama tersebut nantinya akan sangat menguntungkan bagi RSUD dr.Sayidiman Magetan dalam hal pelayanan dan kwalitas tenaga kesehatan.

BACA JUGA :
Gelar Jumat Curhat, Kapolres Magetan Tampung Saran Pengurus Perguruan Pencak Silat dan Para Kades

“Tentunya setelah rumah sakit kita menjadi tempat pendidikan satelit Fakultas Kedokteran, tentu tenaga kesehatan kita juga akan ikut terupdate ilmunya, karena ilmu kedokteran itu terus berkembang setiap tiga bulan sekali,” tutur Bupati Suprawoto.(Diajeng)