Daerah

Bupati Jember Canangkan Budaya, Masyarakat Berebutan Gunungan Hasil Bumi

110
×

Bupati Jember Canangkan Budaya, Masyarakat Berebutan Gunungan Hasil Bumi

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember
Bupati Jember saat foto di Gunungan Buah Duren serta aneka buah-buahan lainnya, Sabtu (4/3/2023).(Foto: Badri/ LensaNusantara).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember yang merupakan penghasil durian dari Sumberjambe setinggi 5 meter digelar. Gebyar Gunungan Hasil Bumi digelar di Alun-alun Jember. Sabtu (4/3/2023).

Menurut keterangan Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, kita melakukan satu kegiatan sedekah bumi ini bagian dari budaya lokal Kabupaten Jember.

Example 300x600

“Tahun ini adalah kerajaan yang sangat luar biasa dan itu sebelum Majapahit ada kerajaan Sadeng,” kata Bupati Hendy.

BACA JUGA :
Penyumbang Pajak Cukai Rokok Terbesar di Jatim, Satpol-PP Jember Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Tentunya hari ini adalah persembahan dari para camat yang mempunyai hasil pertanian untuk menyerahkan sedekah bumi bagian atas potensi pertanian yang ada di setiap Kecamatan.

“Bahwa pemerintah ini harus menjaga kelestariannya, dan punya tanggung jawab untuk bagaimana memasarkan dan menjaga hasil pertanian,” ujarnya.

BACA JUGA :
Puncak Program TMMD Ke-124 Kodim 0824 DispendukCapil Jember Membuka Layanan Adminduk

Lebih lanjut Hendy mengatakan, kita lebih bagus lagi ke depannya, karena itu tugas pemerintah hasil bumi di 31 Kecamatan. Karena seluruh produk makanan, buah-buahan yang ada di Jember semuanya ada di Indonesia.

BACA JUGA :
Febriana Atlet Bulutangkis Asal Jember Juara SEA Games 2023 di Kamboja Disambut Bupati Hendy Siswanto

“Kita juga mendapatkan dua sertifikat unggulan dari Dokter Lily Kementerian Pertanian Republik Indonesia,” jelasnya.

Buah durian gunung setinggi 5 meter, oleh karena itu ada 2023 durian dan itu dibagikan kepada seluruh masyarakat Jember.

“Selanjutnya, nanti kita bikin kalender tahunan dan budaya Jember. Kami akan ajukan kepada Kementerian dan Pendidikan,” tukasnya. (Dri).

error: Content is protected !!