Pemerintahan

Bappeda Pasaman Gelar Bimtek Pengukuran dan Penginputan Indeks Inovasi Daerah Dalam Rangka Penilaian IGA Tahun 2023

×

Bappeda Pasaman Gelar Bimtek Pengukuran dan Penginputan Indeks Inovasi Daerah Dalam Rangka Penilaian IGA Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman
Choiruddin Batu Bara, Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman memimpin bimtek pengukuran dan penginputan indeks inovasi daerah dalam rangka penilaian Innovative Government Award Tahun 2023 di Lingkungan Pemkab Pasaman, (8/6). (Foto: Ghan/ LensaNusantara)

Pasaman, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar bimtek pengukuran dan penginputan indeks inovasi daerah dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2023 di Lingkungan Pemkab Pasaman. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Bapeda Kab.Pasaman selama 2 hari, Rabu – Kamis (7-8/6/2023).

Acara ini diikuti oleh SKPD, Kecamatan, Bagian dan Kepala Puskesmas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Narasumber kegiatan dari Balitbang Provinsi Sumbar dan Bappeda Kabupaten Pasaman.

Example 300x600

Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman Choiruddin Batu Bara, S.E, M.M dalam arahannya menyampaikan, kegiatan bimtek ini dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Inovasi Daerah/Innovative Government Award (IGA) Tahun 2023 oleh Kementerian Dalam Negeri kepada daerah Kabupaten/Kota yang kreatif dan inovatif melaksanakan inovasi daerah dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan.

BACA JUGA :  Dinilai Melanggar Aturan, Banner Parpol dan Bacapres Dicopot Satpol PP Bondowoso

Dasar hukum penyelenggaraan inovasi daerah tersebut, Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, Undang-Undang No 11 tahun 2019 tentang sistem nasional ilmu pengetahuan dan teknologi, peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri No 104 tahun 2018 tentang penilaian dan pemerintah penghargaan dan atau insentif inovasi daerah.

Berdasarkan pasal 388 ayat (7) Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan pasal 22 ayat (1) dan (2) peraturan pemerintah tahun 2017 tentang inovasi ditegaskan, bahwa kepala daerah melaporkan inovasi daerah kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Dalam Negeri melakukan penilaian inovasi daerah berdasarkan laporan dari kepala daerah, terhadap hasil penilaian inovasi daerah tersebut diberikan penghargaan dan/atau insentif kepada Pemerintahan Daerah.

BACA JUGA :  Wabup Sabar AS Buka Festival Tanaman Hias, Ketua TP PKK Pasaman Puji Bunga Kaktus dan Bougenville Masyarakat Bonjol

Selanjutnya disampaikan kepala Bappeda, sebagai informasi pada pengukuran dan penilaian IGA tahun 2022, Kabupaten Pasaman telah melaporkan sebanyak 171 inovasi dan masuk kategori daerah Kabupaten Innovative dengan rincian inovasi yang telah diinput dalam aplikasi indeks inovasi daerah terdiri dari 53 Inovasi inisiatif, 18 inovasi uji coba dan 100 inovasi penerapan.

BACA JUGA :  Kelompok Budidaya Madu Galo-Galo Binaan Nagari Cubadak Pasaman Suplai Kebutuhan 10 Posyandu

Choiruddin Batubara berharap pada IGA tahun 2023 ini Kabupaten Pasaman bisa meraih predikat kabupaten sangat inovatif dan terinovatif.

“Untuk itu diminta kepada seluruh penanggung jawab inovasi pada masing-masing SKPD yang mengikuti Bimtek Indeks Inovasi Daerah hari ini dapat memaksimalkan dan penginputan data inovasi daerah, serta menyiapkan dan melengkapi data dukung setiap indikator yang diminta dengan bersungguh-sungguh dan berkomitmen tinggi sehingga bisa mendapatkan hasil yang optimal,” pungkas Kepala Bappeda. (Gani).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.