Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Andi Hermanto, menyoroti program di Dinas Pertanian (Dispertan) yang dinilainya minus anggaran.
Menurut Andi, salah satu dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat adalah Dispertan. Namun, kata dia, jika program-program yang ada di Dispertan minus anggaran bahkan tidak ada, maka hal itu sama saja nonsen alias omong kosong.
Oleh sebab itu, ia meminta tim anggaran (timang) Pemkab Bondowoso lebih memahami hal yang bisa memberi manfaat kepada masyarakat.
“Kita dorong tim anggaran Pemkab segera meluncurkan program dan tentunya didukung oleh anggaran” kata Andi, Kamis (6/7/2023).
Dia mengatakan, di Kabupaten Bondowoso didominasi oleh petani dengan presentase 6,70% penduduknya bertani.
“Jika Pemkab meluncurkan program tentunya harus didukung oleh anggaran. Karena apa, 6,70% masyarakat kita adalah petani, sementara anggaranya minus 1,6 miliar” ungkap Andi.
Padahal, kata Andi, banyak giat yang bisa mencerdaskan masyarakat, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat namun tim anggaran megepras anggaran di Dinas Pertanian.
“Lah ini ada program tapi tidak ada anggarannya, kan Bullshit ,” ucapnya.
Dia mencontohkan, program-program di Dispertan yang bersentuhan dengan masyarakat seperti penyuluhan pertanian yang meningkatkan pengetahuan petani sehingga lambat laun petani akan berinovasi.
Pihaknya juga menginginkan adanya program pertanian yang didukung anggaran seperti agro wisata,dan lain sebagainya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui inovasi-inovasi bidang pertanian.
“Kita minta tim anggaran bisa memperhatikan Dinas yang bersentuhan dengan masyarakat seperti Dispertan agar di support dengan anggaran yang memadai, kemudian diimbangi dengan program nyata, yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat lewat inovasi pertanian. Kalau DPRD kan tinggal menyetujui saja.” pungkas Andi.(Din/Ark)