Berita

Hari Bhkati Adhyaksa ke-63, Kajari Bondowoso Komitmen Berantas Korupsi di Bumi Kironggo

×

Hari Bhkati Adhyaksa ke-63, Kajari Bondowoso Komitmen Berantas Korupsi di Bumi Kironggo

Sebarkan artikel ini
Kajari Bondowoso
Kajari Bondowoso Tri Asmoro SH., MH. saat sambutan acara dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke 63 dan HUT ikatan Adhiyaksa Dharmakarini ke 60

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Berbagai rangkaian acara dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke 63 dan HUT ikatan Adhiyaksa Dharmakarini ke 60 menjadi momen memperkuat sinergitas antara yudikatif dan eksekutif di Bondowoso.

Hal itu terlihat dari komitmen ke dua belah pihak yang disampaikan, dalam memberantas korupsi di bumi Ki Ronggo. Sebagaimana, beberapa kasus yang telah dibongkar dalam beberapa bulan ini.

Example 300x600

Sebut saja, kasus korupsi bantuan traktor dari Kementerian Pertanian anggaran tahun 2018. Kemudian, korupsi bantuan sosial KUBE (Kelompok Usaha Bersama) untuk pemulihan ekonomi yang membuat seorang kepala dinas menjadi tersangka.

BACA JUGA :  Satu Pucuk Senjata Double Loop/Engkel Loop Dan 2 Buah Sajam Berhasil Diamankan Satgas Pasca Penghadangan KSB

Bupati Salwa Arifin, yang turut hadir dalam tasyakuran yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri, pada Sabtu (22/7/2023), menjelaskan, pihaknya berharap agar Kejaksaan terus memberikan penyuluhan hukum pencegahan korupsi. Tak hanya seperti yang dilakukan di Dinas Pendidikan, yang sudah berjalan dua tahun terakhir.

Namun, juga menyasar pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki ‘anggaran’.

BACA JUGA :  3 Pengedar Shabu Diciduk Resnarkoba Polres Kampar Pada 2 Lokasi Didesa Kebun Durian

“Penyuluhan pencegahan korupsi tak hanya di pendidikan. Tapi juga yang lain, terutama OPD yang punya anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso, Puji Triasmoro, mengatakan, pihaknya selama ini telah melakukan upaya pendampingan dan penyuluhan hukum dalam pengadaan barang dan jasa sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Mulai dari kepala sekolah dan bendahara sekolah.

Selanjutnya, pihaknya masih akan melakukan penerangan hukum di beberapa OPD yang memiliki pengadaan barang dan jasa. Sebut saja di Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (DPMD), Dinas Binamarga, Sumberdaya Air dan Bina Konstruksi (BSBK), dan Dinas Kesehatan.

BACA JUGA :  Ir H Yoyok Mulyadi Gandeng Drs Abu Bakar Abdi Dalam Pilkada Situbondo Mendatang ini Kata Eko Febrianto

“Ini sebagaimana tema hari Adhiyaksa, yakni penegakan hukum yang tegas dan humanis mengawal pembangunan nasional,” jelasnya.(Red)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.