Budaya

Ruwat Bumi Desa Purwonegoro ke-IV, Pj Bupati Banjarnegara Beri Hadiah Lomba Taman Desa

×

Ruwat Bumi Desa Purwonegoro ke-IV, Pj Bupati Banjarnegara Beri Hadiah Lomba Taman Desa

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Banjarnegara
Didampingi Kades Purwonegero Rendra Sabita Noris, Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto dan istri, memberikan hadiah pemenang lomba taman di Desa Purwonegero dalam acara Ruwat Bumi, Sabtu (23/7/2023). (Foto : Gunawan/Lensa Nusantara)

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto, S.H menyerahkan hadiah juara pertama Lomba Taman RT Desa Purwonegoro Kecamatan Purwanegara, Sabtu (22/7/2023). Penyerahan yang berlangsung di rumah Kepala Desa Purwonegoro Renda Sabita Noris, terlihat begitu penuh dengan kegembiraan.

Sebagai juara lomba taman, RT 03 RW 04 berhak mendapatkan hadiah dari Pj Bupati Tri Harso. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian gelaran Ruwat Bumi VI Bojongkoneng Desa Purwonegoro tahun 2023 yang juga ada prosesi acara lainnya selama seminggu kedepan.

Example 300x600

Dalam penilaian lomba, Tri Harso bersama Ketua TP PKK Banjarnegara, Lucia Tri Harso dan rombongan melakukan kunjungan ke taman-taman yang dilombakan dan secara bergantian dan menyerahkan hadiah untuk pemenang tingkat Rukun Warga (RW).

Sistem penilaiannya pun dengan seleksi yang memang cukup ketat, masing-masing RW dipilih kembali untuk mendapatkan juara pertama Lomba Taman RT Desa Purwonegoro. Yang diikuti oleh 31 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Desa Purwonegoro.

BACA JUGA :  Kecelakaan Beruntun di Banjarnegara, Begini Pengakuan Sopir Mobil Expander

Tri Harso sangat mengapresiasi kegiatan Lomba Taman RT yang dikemas sebagai pembuka festival budaya ruwat bumi yang diselenggarakan oleh Pemdes Purwonegoro itu. Dirinya berharap masyarakat Desa Purwonegoro selalu guyub rukun dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan desa sehingga kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar.

“Apresiasi untuk pemberdayaan dan partisipasi warga masyarakat guna meramaikan kegiatan ini, serta guyub rukun warga mensukseskannya, pemberdayaan warga masyarakat Desa Purwonegoro tentu menjadi tolak ukur bagi kita bagaimana memberdayakan desa yang lebih baik lagi kedepan,” ungkap Pj Bupati.

Tri Harso juga menyampaikan agar sinergitas antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa untuk selalu ditingkatkan.

“Dalam memajukan kemakmuran desa, kita harus saling dukung, saling support, karena desa adalah miniatur dari keberhasilan pembangunan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” harapnya.

BACA JUGA :  9 Anggota BPD Desa Salamerta di Banjarnegara Periode 2024-2030 Resmi Dilantik, Ini Pesan Camat Mandiraja

Sementara itu, Kepala Desa Purwonegoro Renda Sabita Noris menyampaikan terima kasih atas kedatangan Pj Bupati Banjarnegara beserta rombongan, dan dirinya juga mengungkapkan bahwa, kegiatan Lomba Taman RT merupakan rangkaian gelaran budaya Ruwat Bumi ke-VI Bojongkoneng yang diselenggarakan pada 22 sampai dengan 28 Juli 2023.

“Pertama saya mewakili Pemdes Purwonegoro mengucapkan, terima kasih atas kehadiran Bapak Pj Bupati beserta rombongan, suatu kehormatan bagi kami, bisa meninjau langsung ke beberapa lokasi taman peserta lomba serta memberikan hadiah kepada para pemenang. Lomba taman hari ini merupakan awal dari beberapa kegiatan ruwat bumi di desa Purwonegoro. dan ini sudah menjadi sebuah adat kebudayaan, sebagai rasa bersyukur masyarakat Desa Purwonegoro kepada Allah SWT, mengenang jasa-jasa para leluhur dan cikal bakal Desa Purwonegoro,” ungkap Rendra.

BACA JUGA :  Lima Raperda Banjarnegara Disahkan, Fraksi PKS Meminta Koprasi Nakal Ditindak Tegas

Kades Rendra juga membeberkan, Ruwat Bumi VI Bojongkoneng akan diisi berbagai macam kegiatan diantaranya, bersih lingkungan, lomba taman RT, ziarah makam, kesenian embeg, parade sejuta obor, lomba karaoke, jalan sehat, dolalak, lomba mewarnai, pegelaran musik, pengambilan satu mata air suci dan pembuatan air leri, mafia sholawat, kirab dan ruwat bumi, serta pengajian akbar dan santunan anak yatim.

“Ruwat Bumi VI Bojongkoneng ini akan dilaksanakan selama tujuh hari dengan berbagai kegiatan, puncaknya adalah kirab dan ruwat bumi, serta pengajian akbar serta santunan anak yatim. Banyaknya kegiatan yang melibatkan warga maka, akan membuka komunikasi, sering berinteraksi dan membutuhkan kerjasama, semoga dengan kegiatan ruwat bumi akan lebih menambah silaturahmi dan kekompakan warga,” pungkas Rendra. (Gunawan).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.