Berita

Kapolda Sumbar Jamin Keamanan Masyarakat Air Bangis

272
×

Kapolda Sumbar Jamin Keamanan Masyarakat Air Bangis

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sumbar
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.I.K. S.H menghadiri Forum Grup Diskusi (FGD). (Foto : Nofri/Lensanusantra.co.id)

Sumbar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.I.K. S.H menghadiri Forum Grup Diskusi (FGD) terkait penyelesaian sengketa Air Bangis, Selasa (8/8) di Auditorium Bupati Pasaman Barat.

FGD tersebut diikuti oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Forkopimda Sumbar, serta Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat.

Example 300x600

Usai dilakukan FGD, Kapolda Irjen Pol Suharyono memastikan akan menjamin keamanan masyarakat Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar dalam beraktivitas sehari-hari pasca pemulangan masyarakat yang sebelumnya berunjukrasa di kantor Gubernur beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :
Polda Sumbar Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di Kabupaten Mentawai

“Kita jamin keamanan masyarakat Air Bangis yang telah kembali ke kampung pasca unjukrasa di kantor Gubernur Sumbar selama enam hari beberapa waktu lalu,” katanya.

Kapolda juga menjelaskan, terkait penegakkan hukum pihaknya tidak bisa bertoleransi, karena mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA :
Dari Tabungan ke Saham: Cerita Investor Muda Sumbar di Tengah Lonjakan Rp1,92 Triliun

Tetapi, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, pihaknya akan memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk bekerja dan berusaha menafkahi keluarganya dengan berkebun sawit kelapa sawit.

Ia menuturkan, saat ini pemerintah dari Forkopimda bersama-sama tengah mencari solusi penyelesaiannya.

BACA JUGA :
Tinjau Gereja dan Pos Pengamanan, Kapolda Sumbar: Perayaan Natal Aman dan lancar

“Permasalahan ini bukan saja terjadi dalam waktu dekat ini saja, tetapi sudah sejak lama,” sebutnya.

Untuk masalah sosial dalam rangka harkamtibmas juga akan dijaga, sehingga pihaknya akan melibatkan seluruh unsur termasuk masyarakat itu sendiri yang harus memahami sepenuhnya kondisi yang terjadi sebenarnya.

“Sehingga masalah yang terjadi bersama harus diselesaikan secara bersama-sama,” ungkapnya. (Rls/Nofri)