Pemerintahan

Bupati Kuansing Beri Perhatian Besar Terhadap Masyarakat dan Budaya Pacu Jalur

×

Bupati Kuansing Beri Perhatian Besar Terhadap Masyarakat dan Budaya Pacu Jalur

Sebarkan artikel ini
Bupati Kuansing
Bupati Kuansing Drs. H. Suhardiman Amby Ak MM pada saat konferensi pers bersama awak media, di gedung Narosa Telukkuantan, Senin (21/08/2023).

Kuansing, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau Drs. H. Suhardiman Amby, Ak MM memberikan perhatian besar terhadap masyarakat dan budaya pacu jalur tradisional yang akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 27 Agustus 2023 di Tepian Narosa Telukkuantan.

Bentuk perhatian Bupati Kuansing tersebut, dimana pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Kuansing bekerja sama dengan panitia even pacu jalur tradisional Kuansing tahun 2023 akan memberikan subsidi Rp1 juta untuk setiap jalur yang berpacu di Tepian Narosa Telukkuantan yang akan dimulai tanggal 23 hingga 27 Agustus 2023.

Example 300x600

Selain memberikan subsidi, panitia juga memberikan asuransi kesehatan bagi seluruh anak jalur yang ikut pacu jalur di Telukkuantan. Maka dari itu, pengurus jalur diminta secepatnya mengumpulkan data anak pacu ke meja panitia

BACA JUGA :  Sambut HUT ke-76 PGRI, Bupati Bantaeng Hadiri Kemah Karya Pembelajaran Kontekstual

Diungkapkan Bupati Kuansing, Drs. H. Suhardiman Amby, Ak., MM saat konferensi pers bersama awak media di Gedung Narosa, Senin (21/8/2023) pagi. Suhardiman menyebutkan, subsidi Rp1 juta tersebut akan ditransfer ke rekening jalur masing-masing.

BACA JUGA :  Bupati FDW Terima 50 Unit Rusus dari Kementerian PUPR-RI

‘”Iya. Anggaplah uang untuk penunggu jalur, tahun ini kita juga mengansuransikan seluruh pemacu. Jadi, ketika terjadi sesuatu, kita dilindungi melalui asuransi. Semua ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat dan budaya pacu jalur,” kata Bupati.

Suhardiman Amby juga kembali menegaskan kepada seluruh atlet jalur supaya lebih mementingkan nilai sportivitas dalam berpacu. Sebab, jika ada atlet jalur yang membuat kericuhan saat berpacu akan diberi sanksi berat.

BACA JUGA :  Sambut Bulan Ramadan 1444 H, Polres Kuansing Bersama Insan Pers Gelar Ngopi Bareng

“Jangan coba-coba membuat keonaran dalam pacu jalur, kami sudah masukan aturan dan sanksi pacu jalur ke Perbup. Jika ada kericuhan, jalur dan desa yang membuat onar tidak akan diperbolehkan ikut pacu jalur selama 5 tahun berturut-turut,” tegas Suhardiman Amby. (Suhendi)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.