Nasional

Nasim Khan Gelar Sosialisasi PGEO Dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan

143
×

Nasim Khan Gelar Sosialisasi PGEO Dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Nasim Khan Indonesia
acara sosialisai peran Pertamina Geothermal Energy dalam proses transisi energi bersih dan berkelanjutan, di Hotel Ijen View, Jumat, (15/09/2023).(Dok. SMSI Bondowoso)

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dan PT Medco Cahaya Geothermal yang akan melakukan eksploitasi panas bumi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah Kecamatan Ijen mendapat sorotan dari Nasim Khan Anggota DPR RI Fraksi PKB.

Menurut Nasim, eksploitasi yang berada di Daerah Ijen nantinya akan sangat bermanfaat untuk perkembangan dan kemajuan Kota Bondowoso.

Example 300x600

“Harapan saya dengan adanya PLTP di Ijen harus lebih mengutamakan azas manfaat bagi masyarakat Ijen khususnya.” Jelasnya kepada SMSI Bondowoso.

BACA JUGA :
Srikandi Rimbawan Perhutani Bondowoso Bagikan Takjil

Ia juga berharap, kerusakan lingkungan akibat dari eksploitasi tersebut lebih di minimalisir.

” Yang pasti dengan adanya PLTP di Ijen walaupun belum beroperasi dampaknya sudah sangat bermanfaat bagi masyarakat Ijen khusunya,” Tambahnya usai menggelar acara sosialisai peran Pertamina Geothermal Energy dalam proses transisi energi bersih dan berkelanjutan, di Hotel Ijen View, Jumat, (15/09/2023).

BACA JUGA :
Sejumlah Tokoh Agama Surati Bupati Bondowoso, Ada Apa?

Selanjutnya, kata pria yang akrab disapa bang Nasim, Pemerintah Bondowoso agar transparan kepada masyarakat mengenai manfaat yang diterima Pemkab Bondowoso dengan adanya kerja sama dengan PT Medco.

BACA JUGA :
Diduga Anggaran BLT DD 2024 Disalurkan di Tahun 2025 oleh Pemdes Pekalangan Bondowoso, Ini Kata Ketua SKAK

” Mengenai persentase yang diperoleh atas kerja sama dengan PT Medco yang lebih tau pihak eksekutif, tapi harapan saya agar terbuka kepada masyarakat, khususnya warga Ijen yang paling diutamakan karena yang paling terdampak dengan adanya pengeboran panas bumi untuk PLTP”. Pungkasnya.(Ret)