Pendidikan

Kepala SMPN I Jombang Jember Menggandeng Polsek dan Puskesmas Sosialisasi Bahaya Narkoba Ke Siswa

171
×

Kepala SMPN I Jombang Jember Menggandeng Polsek dan Puskesmas Sosialisasi Bahaya Narkoba Ke Siswa

Sebarkan artikel ini
Latif Kepala SMPN I Jombang Ketika di Temui di Ruang Kerjanya, Senin (9/9/2024).(Foto: Badri/ Lensanusantara).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Latif Kepala SMPN I Jombang Kabupaten Jember akan menggandeng kepolisian dan Puskesmas Jombang menggelar sosialisasi bahaya tentang pencegahan dampak penyalahgunaan narkoba pada siswa, Senin (9/9/2024).

Kepala SMPN I Jombang Latif mengungkapkan, SMPN I Jombang bekerjasama dengan Kepolisian dan Puskesmas Jombang tentang pencegahan bahannya dampak narkoba terutama pada siswa SMPN I Jombang.

Example 300x600

“Sosialisasi ini sebagai salah satu upaya yang kami lakukan meningkatkan ekstrakurikuler, sehingga membatasi ruang regak siswa untuk fokus pada ekstrakurikuler yang di laksanakan di sekolah,” Ucap Latif Kepala SMPN I Jombang.

BACA JUGA :
Agrowisata Heritage, Jember Segera Launching Wisata Kampung Belgia di Silo

Selain itu lanjut dia, Nantinya kita akan mendatangkan pihak kepolisian terkait dengan cara pencegahannya melalui duduk bareng dan diskusi pihak kepolisian cara pencegahan narkoba sedini mungkin.

BACA JUGA :
18 Mahasiswa Keperawatan Menjalani Praktek Klinik di RSD Balung Jember

“Kami menyampaikan ke siswa ketika kegiatan upacara dan di dalam kelas atau kegiatan ekstrakurikuler yang akan mengurangi dampak – dampak mengarah kepada narkoba,” Menurutnya.

Latif menambahkan, kegiatan bela negara tujuan kita mengarahkan mungkin nanti menjadi bagian bela negara. Tetapi kita tanamkan ke anak – anak untuk mengenal maka harus punya gambaran, Kita melibatkan Koramil pada waktu MPLS di SMPN I Jombang.

BACA JUGA :
RSD Balung Jember Peringati HUT RI ke-79 Hias Ruangan dan Berkostum Ala Pejuang

“Bela negara itu salah satunya bagian dari pencegahan narkoba kalau bela negara kuat meski rakyatnya juga sehat, agar tidak terjadi generasi yang tidak di inginkan,” Pungkasnya (Dri)