Berita

Oknum Camat Viral Diduga Pungli Dimintai Keterangan Tim Siber Pungli, Sejumlah Kades Turut Diperiksa

138
×

Oknum Camat Viral Diduga Pungli Dimintai Keterangan Tim Siber Pungli, Sejumlah Kades Turut Diperiksa

Sebarkan artikel ini
Tim Kejaksaaan Negeri Jember Menghadiri Tim Siber Pungli di Pemkab Jember, Senin (13/1/2025).(Foto: Badri/Lensanusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Viralnya video oknum camat yang diduga melakukan pungli kepada sejumlah Kades, mulai disikapi oleh tim UPP (Unit Pemberantasan Pungutan Liar) atau Siber Pungli.

Pantauan media sejumlah bendahara, sekdes dan kepala desa sudah mulai dimintai keterangan pada Kamis 9 Januari 2025 lalu, tidak hanya itu, hari ini Senin (13/1/2025), staf salah satu desa di Kecamatan Sukowono dan juga mantan camat Sukowono, terlihat berada diruang pemeriksaan UPP Saber Pungli di lingkungan Pemkab Jember.

Example 300x600

Romadhon, kepala desa Sukosari kecamatan Sukowono Jember, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap dirinya, terkait viralnya video dugaan oknum camat melakukan pungli terhadap kepala desa sebagai ‘syarat’ pencairan dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

BACA JUGA :
Spesialis Pembobol Alfamart di Jember Berhasil Diamankan Polisi, 2 Orang Masih DPO

“Iya saya kamis kemarin yang diperiksa tim saber pungli, tim datang ke Sukowono, kami dimintai keterangan terkait video yang viral,” ujar Romadhon.

BACA JUGA :
Dishub Jember Uji Coba Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Roda 6 di Simpang Rambipuji dan Mangli

Sementara, Kasatreskrim Polres Jember AKP. AKP Angga Riatma, Hari ini pendalaman terhadap camat yg terduga dilakukan klarifikasi di ruang pemeriksaan saber pungli dikantor inspektorat kabupaten Jember.

BACA JUGA :
Polres Jember Tangkap 4 Tersangka Komplotan Curanmor di Area Kampus

M. Husni Thamrin sendiri sudah dipanggil tim saber pungli, untuk dimintai keterangan terkait unggahannya tersebut, meski yang bersangkutan enggan untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan.

“Ditempat terpisah melalui pesan WhatsApp mantan camat Sukowono yang di duga pungli belum memberikan keterangan terkait di periksa tim siber pungli. Sehingga berita ini di terbitkan,”pungkasnya.