Daerah

Yayasan Allena Humanity Project dan LPK Budi Kartika Jaya Gandeng Bapas Madiun, Dorong Kemandirian Klien Pemasyarakatan

1464
×

Yayasan Allena Humanity Project dan LPK Budi Kartika Jaya Gandeng Bapas Madiun, Dorong Kemandirian Klien Pemasyarakatan

Sebarkan artikel ini
penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Allena, LPK Budi Kartika Jaya dan Bapas Madiun pada Kamis (2/10).

Madiun, LENSANUSANTARA.CO.ID – Yayasan Allena Humanity Project dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Budi Kartika Jaya resmi menggandeng Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Madiun dalam penyelenggaraan pelatihan kerja untuk klien pemasyarakatan.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Allena, LPK Budi Kartika Jaya dan Bapas Madiun pada Kamis (2/10).

Fokus utama kolaborasi ini adalah memberikan bekal keterampilan praktis bagi klien Bapas. Melalui pelatihan kerja, para klien diharapkan mampu kembali ke masyarakat dengan percaya diri, hidup mandiri, serta terbebas dari stigma sosial.

Example 300x600

Kepala Bapas Kelas II Madiun, Agus Yanto, mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepedulian lembaga pelatihan terhadap kaum marginal, khususnya klien pemasyarakatan.

BACA JUGA :
NightRition, Lari Malam dan Edukasi Gizi Sambut Hari Gizi Nasional 2025

“Kami berharap kerja sama ini bisa membuka peluang bagi klien Bapas untuk memiliki keterampilan kerja yang nyata, sehingga mereka dapat membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA :
Bupati Madiun Hari Wuryanto Ajak Santri Kawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia di Apel HSN 2025

Senada dengan itu, perwakilan Yayasan Allena Humanity Project, Dewi menekankan pentingnya dukungan dalam proses reintegrasi sosial.

“Dengan dukungan pelatihan kerja, para klien tidak hanya diberi kesempatan, tapi juga kepercayaan untuk kembali diterima masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur LPK Budi Kartika Jaya, Budi Hartono, A.M,Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan LPK yang bertujuan untuk membantu klien Bapas memperoleh keterampilan wirausaha dan peluang kerja.

BACA JUGA :
Hari Wuryanto Bacabup Madiun 2024 Panen Raya Padi Bersama Warga Desa Bantengan

Melalui sinergi antara lembaga pelatihan, yayasan sosial, dan Bapas Madiun, program ini diharapkan dapat menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif, produktif, dan berorientasi pada kemandirian klien.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan kami. Tujuannya membantu klien Bapas agar memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk berwirausaha maupun bekerja di dunia industri. Kami ingin mereka tidak hanya siap kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu berdiri di atas kaki sendiri,” jelasnya.