Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Musim kemarau 2026 mulai menunjukkan dampaknya di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Banjarnegara. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mulai gencar secara terus-menerus melakukan droping bantuan air bersih, agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Ditemui dikantornya, Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik serta serta memegang peran fungsional penting sebagai Fasilitator Kebencanaan Daerah BPDB Banjarnegara, Sunar mengatakan sudah menyiapkan dukungan pasokan air bersih, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Berdasarkan data, BPBD Banjarnegara sejak musim kemarau sudah menyalurkan air bersih ke beberapa Desa mencapai sekitar 1.595.200 liter air per tanggal 23 Juli 2026.
“Insya BPDB Banjarnegara siap untuk menyalurkan air bersih selama musim kemarau ini, dan untuk cadangan air bersih untuk masyarakat sudah kita siapkan, jadi untuk menghadapi musim kemarau tahun ini sudah siap, karena sudah mengantisipasinya, dan untuk penyaluran saat ini sudah melebar ke beberapa Kecamatan, seperti Mandiraja, Bawang, Purwonegoro dan Sigalu, jadi memang wilayah ini benar-benar sangat kering,” ungkap Sunar, Minggu, (26/7/2026).
Dari data BPBD Banjarnegara per 23 Juli 2026 yang menunjukkan pendistribusian air bersih ke beberapa Desa sudah menjangkau sekitar 3.880 Kepala Keluarga atau 12.241 jiwa.
“Kecamatan Mandiraja, Purwonegoro dan Bang menjadi daerah dengan distribusi terbesar, memng kalau dilihat dari sisi wilayah terdampak, tiga Kecamatan tersebut memang mengalami kekeringan paling parah, salah satunya Desa Jalatunda yang ada di Kecamatan Mandiraja,” jelas Sunar.
Sunar juga membeberkan, untuk mengantisipasi musim kemarau pas tahun 2027, rencananya BPDB Banjarnegara akan membuat setiap nantinya akan dibangun satu titik lokasi mata air, sehingga setiap menghadapi kekeringan, pengambilan air bersih tidak memakan jarak yang jauh.
“Mudah-mudahan terealisasi, karena itu untuk memperkuat ketahanan udara, yaitu membangun sumur dalam atau Sistem Penyediaan Air Minum, karena memang selain menghemat anggaran untuk BBM juga jarak tempuh pengambil air bersih untuk selanjutnya di droping ke masyarakat itu tidak jauh seperti saat ini, dan hemat juga waktu,” tambah Sunar.
BPBD Banjarnegara juga menghimbau, untuk masyarakat yang saat ini membutuhkan air bersih, segera melapor melalui RT/RW, pemerintah desa, kecamatan, atau ke BPDB Banjarnegara secara langsung. (Gunawan).














