Berita

Nelayan Jaring Bobo di Desa Kabongan Lor Rembang Tetap Melaut, Walau Cuaca Tak Mendukung

1708
×

Nelayan Jaring Bobo di Desa Kabongan Lor Rembang Tetap Melaut, Walau Cuaca Tak Mendukung

Sebarkan artikel ini
Cuaca yang tak bersahabat, nelayan jaring bobo desa Kabongan Lor, Rembang tetap melaut. Rabu (31/12/2025) Foto: putra.

Rembang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ratusan nelayan jaring bobo di Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah memilih tetap melaut walaupun cuaca buruk.

Kepada LensaNusantara, salah seorang Nelayan jaring bobo, Yanto mengatakan sudah satu pekan terakhir dirinya mencari ikan, namun hasilnya tak sebanding dengan operasional yang di keluarkan.

Example 300x600

“Dijelaskan, kalau angin barat, peluang hasil tangkapan kecil, sementara biaya operasional cukup tinggi,” jelas Yanto yang sudah 40 tahun menjadi nelayan jaring bobo ini.

BACA JUGA :
Tahun Baru 2026, Kunjungan ke Puri Berlian Park Rembang Melonjak

“Kurang lebih satu minggu ini arus kencang dan daerah penangkapan ikan sulit diketahui. Jadi beberapa kapal memilih berhenti untuk melaut,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025).

Pantauan LensaNusantara terdapat puluhan kapal nelayan yang berlabuh di bibir pantai.

BACA JUGA :
Karanganyar dan Wonogiri Boyong Juara 1 Ajang Bergengsi Pra Porprov Jateng 2025 di Rembang

Lanjutnya, disaat cuaca buruk, pendapatan turun drastis, bahkan untuk mendapatkan Rp 100 ribu cukup sulit. Karena operasional yang kita keluarkan Rp 300 ribu, sedangkan harga rajungan perkilonya Rp 100 ribu. Kalau dapat 2 kilo kita jual Rp 200 ribu.

Sedangkan pandega (ABK) berjumlah 2 orang, kalau dapatnya rajungan banyak hasilnya banyak, kalau dapatnya sedikit, kita bayar Rp 50 ribu perorang, dan kalau dihitung-hitung hasilnya kita min pak,” jelasnya.

BACA JUGA :
Proyek Jalan hingga Gedung Jantung dan Kemoterapi Senilai 29,8 Miliar Sudah Terlelang di Rembang

Yanto bercerita untuk berangkat memasang umpan pukul 02.00 WIB dini hari, sedangkan perjalanan kelokasi satu jam, kemudian pada pukul 03.30 WIB umpan ditarik/dinaikkan dan kembali ke tepi pantai sekira pukul 09.00 WIB pagi.