Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rovanly Abdams menerima sekaligus memberikan arahan kepada 218 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 9 desa di Kota Sawahlunto.2/1.
Dalam sambutannya, Sekda Rovanly menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat diharapkan menjadi energi intelektual baru bagi pemerintah terdepan, khususnya pemerintah desa dan kelurahan, dalam memperkuat kinerja pembangunan serta pelayanan publik berbasis pendekatan akademis.
Ia menekankan agar seluruh program kerja KKN disusun selaras dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kota Sawahlunto. Dengan demikian, kontribusi mahasiswa tidak bersifat seremonial semata, melainkan mampu memberikan nilai tambah nyata melalui analisis, pengumpulan data lapangan, serta solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Sawahlunto sangat terbuka terhadap referensi ilmiah, kajian akademik, maupun gagasan inovatif dari mahasiswa. Hal ini dapat menjadi bahan pengayaan dan penguatan substansi kebijakan di tingkat lokal,” ujar Rovanly.
Lebih lanjut, ia berharap terbangun sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa sehingga mampu menjembatani praktik pemerintahan dengan pendekatan ilmiah. Dengan kolaborasi tersebut, program-program yang dijalankan diharapkan lebih terukur, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Sementara itu, perwakilan dosen pendamping Universitas Andalas menyampaikan harapan agar jajaran Pemerintah Kota Sawahlunto serta pemerintah desa dapat mendampingi mahasiswa secara aktif selama pelaksanaan KKN. Selain sebagai bentuk dukungan, pendampingan tersebut juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran sosial dan tata kelola pemerintahan bagi generasi akademisi muda.
Pelaksanaan KKN ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Sawahlunto, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah kehidupan sosial dan pemerintahan daerah.(Suherman)














