Berita

Wali Kota Sawahlunto Audiensi dengan Tenun Jembatan Merah Silungkang, Bahas Penguatan Industri Tekstil Lokal

1745
×

Wali Kota Sawahlunto Audiensi dengan Tenun Jembatan Merah Silungkang, Bahas Penguatan Industri Tekstil Lokal

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra beraudiensi dengan perwakilan usaha tenun Tenun Jembatan Merah Silungkang guna membahas perkembangan, tantangan, serta peluang penguatan industri tekstil lokal khas Sawahlunto.19/01.

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra beraudiensi dengan perwakilan usaha tenun Tenun Jembatan Merah Silungkang guna membahas perkembangan, tantangan, serta peluang penguatan industri tekstil lokal khas Sawahlunto.19/01.


Audiensi tersebut menjadi ruang dialog langsung antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan pelaku usaha tenun, dengan tujuan menyerap aspirasi dari lapangan sekaligus merumuskan langkah dukungan yang realistis dan berorientasi pada keberlanjutan usaha para pengrajin.

Example 300x600


Dalam pertemuan itu, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan sejumlah alternatif dukungan, terutama pada aspek pemasaran, agar kain tenun Silungkang semakin dikenal luas dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar, baik di tingkat regional maupun nasional.

BACA JUGA :
Wawako Jeffry Lepas Kontingen Sawahlunto ke Kejurnas Bridge Pelajar 2025


Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah sinergi promosi melalui Dinas Pariwisata bersama para content creator Sawahlunto. Upaya ini diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan media digital untuk memperkuat branding, mengangkat nilai budaya, serta meningkatkan daya tarik kain tenun Silungkang di mata masyarakat luas.

BACA JUGA :
Sekda Sawahlunto Tekankan Implementasi Koperasi Desa Merah Putih Harus Berdampak Nyata


Sementara itu, perwakilan Tenun Jembatan Merah Silungkang menyampaikan saran agar kain tenun lokal dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakaian seragam ASN maupun pelajar sekolah. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah konkret untuk memperluas pasar sekaligus menjaga kesinambungan produksi para pengrajin.

BACA JUGA :
Sekda Lepas Kafilah MTQ Sawahlunto Menuju Bukittinggi, Siap Tampilkan Generasi Muda Religius dan Berprestasi


Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Riyanda Putra menyatakan bahwa usulan pemanfaatan tenun Silungkang sebagai seragam akan dipertimbangkan lebih lanjut, termasuk melalui kemungkinan penerbitan surat edaran.

Kebijakan ini, jika direalisasikan, diharapkan menjadi bentuk keberpihakan nyata terhadap produk lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pengrajin serta masyarakat Silungkang.(Suherman)