Pemerintahan

Wali Kota Riyanda Putra Buka Rakor Pencegahan Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih di Sawahlunto

1852
×

Wali Kota Riyanda Putra Buka Rakor Pencegahan Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih di Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Kota Sawahlunto yang dilaksanakan di Balaikota Sawahlunto, Senin (9/3/2026).

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Kota Sawahlunto yang dilaksanakan di Balaikota Sawahlunto, Senin (9/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan prinsip integritas. Ia juga mengingatkan agar setiap organisasi perangkat daerah meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program serta penggunaan anggaran daerah.

BACA JUGA :
Kapolres Sawahlunto Gandeng Ditkrimsus Polda Sumbar dan Pemkot Laksanakan Operasi Tambang Liar di Tiga Titik Lokasi

Menurutnya, komitmen bersama dalam pencegahan korupsi merupakan kunci untuk menciptakan pemerintahan yang profesional dan berintegritas.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas, Ajak Teladani Semangat Muhammad Yamin

“Seluruh perangkat daerah harus bekerja dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pengawasan terhadap program dan penggunaan anggaran harus diperkuat agar tidak terjadi penyimpangan,” ujarnya.

BACA JUGA :
Opsnal Lintah Bara Polres Sawahlunto Tangkap Sopir Pembawa Sabu di Dusun Simpang

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan korupsi dapat terus diperkuat. Dengan demikian, tercipta tata kelola pemerintahan yang semakin baik serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.(Suherman)