Polri

Tiga Hari Melakukan Pencarian, Polres Bondowoso dan Tim Gabungan Temukan Korban Hanyut di Bendungan Sampean Baru

1072
×

Tiga Hari Melakukan Pencarian, Polres Bondowoso dan Tim Gabungan Temukan Korban Hanyut di Bendungan Sampean Baru

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan yang terdiri dari Polres Bondowoso, BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI, Basarnas, PMI, serta relawan, berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (24/1/2026) pagi.

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Upaya pencarian korban hanyut di aliran Sungai Sampean Baru akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri dari Polres Bondowoso, BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI, Basarnas, PMI, serta relawan, berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (24/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Adi Yanto (45), warga Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Jenazah korban ditemukan mengambang di area Bendungan Sampean Baru, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, sekitar pukul 09.15 WIB.

Example 300x600

Kapolsek Taman Krocok IPDA Agus Hariadi menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hanyut pada Kamis (22/1/2026) saat menyeberangi Sungai Sampean Baru. Sejak laporan diterima, jajaran kepolisian bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian secara intensif selama tiga hari.

BACA JUGA :
Pimpin Sertijab Danramil dan Laporan Korps Pindah Satuan, Ini Pesan Dandim 0822 Bondowoso

“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, serta masyarakat setempat hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja keras seluruh tim gabungan dalam operasi pencarian dan evakuasi korban.

BACA JUGA :
Direktur Marlena Law Office Situbondo Apresiasi Rekannya Di Bondowoso Membentuk AJIB

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh personel Polri, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, dan masyarakat yang telah bersinergi dalam proses pencarian korban. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam penanganan musibah kemanusiaan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi debit air yang tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil risiko saat menyeberangi sungai dan selalu mengutamakan keselamatan, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari,” tegasnya.

BACA JUGA :
Camat Tenggarang Bondowoso Larang Kades Pekalangan Garap Proyek Paving, Ini Alasannya

Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh tim gabungan menggunakan ambulans PMI dan dibawa ke rumah duka di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Polres Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat, serta siap bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi keselamatan dan kemanusiaan.