Berita

Bondowoso Turun Level, Jubir Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Bondowoso Imbau Hal Ini

160
×

Bondowoso Turun Level, Jubir Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Bondowoso Imbau Hal Ini

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Status Kabupaten Bondowoso turun satu tingkat menjadi level 2, dr. Mohamad Imron Jubir Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Bondowoso imbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes Covid-19.

Example 300x600

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2022 yang terbit 21 Maret 2022, berlaku tanggal 22 Maret sampai 4 April 2022, sejumlah daerah di JATIM menunjukkan progres yang positif terkait Penanganan Covid-19.

BACA JUGA :
Cegah Tingginya Stunting di Bondowoso, STAI At Taqwa Terjunkan 255 Mahasiswa KKN Dampingi Desa

Ada 25 Kabupaten/Kota di JATIM yang telah berstatus level 2 dan salah satunya Kabupaten Bondowoso pada Periode 22 Maret – 4 April 2022.

Disampaikan oleh Jubir Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Bondowoso dr. Mohamad Imron kepada lensanusantara.co.id terkait beberapa kegiatan masyarakat akan menyesuaikan dengan status level 2.

“Terkait kegiatan sosial keagamaan dan lain sebagainya bisa dilihat penjelasan detailnya di Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2022 yang terbit 21 Maret 2022.” Ungkapnya.

BACA JUGA :
Pengurus KAUJE Korda Bondowoso Periode 2024-2028 Dikukuhkan di Stadion Gajayana Malang

Terlepas dari levelisasi tersebut, ada tugas yang harus dilakukan secepat-cepatnya untuk kepentingan masyarakat Bondowoso yaitu capaian vaksinasi dosis 2.

“Selain percepatan capaian vaksinasi dosis 2 bagi masyarakat umum dan lansia, juga ada tugas capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun untuk dosis 1 dan 2 serta pemberian vaksinasi dosis 3 (booster) untuk semua klaster.” Tambah dr. Mohamad Imron yang juga Kadinkes Kab. Bondowoso. Rabu, 23/3/2022.

BACA JUGA :
Warga Sumenep Diduga Hanyut di Sungai Sampean Baru, Polres Bondowoso dan Basarnas Lakukan Pencarian

dr. Mohamad Imron juga mengimbau kepada masyarakat Bondowoso bahwa Covid-19 masih belum usai. tentu masyarakat tetap menerapkan prokes, sebab dengan itu, Covid-19 bisa dicegah dan dihindari.

“Masyarakat harus tetap dan terus menjaga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan yang lebih penting lagi yaitu vaksinasi, Hanya dengan dua cara ini kita bisa mencegah dan menghindari diri penularan covid-19.” Pungkasnya.(Ark)