Kuliner

Wajib Dicoba, Nikmati Suasana Senja di Angkringan Pinggir Segoro Rembang

976
×

Wajib Dicoba, Nikmati Suasana Senja di Angkringan Pinggir Segoro Rembang

Sebarkan artikel ini
Suasana hangat dan akrab menyambut pembeli di Angkringan Pinggir Segoro milik Om Sulad. Kamis (5/2/2026). (Foto: Putra/Lensa Nusantara)

Rembang, LENSANUSANTARA.CO.ID- Suasana hangat dan akrab menyambut pembeli di Angkringan Pinggir Segoro milik Om Sulad yang sudah beroperasi satu tahun yang lalu, bertempat di Tasikagung, Rembang. Kamis ( 5/2/2026) sore.

Example 300x600

Sejak pukul 16.00WIB, pembeli dan pengunjung sudah memadati lokasi, menikmati sajian yang terbilang ramah di kantong seperti wedang jahe, kopi, teh, serta menu khas angkringan seperti nasi tempe dan sate-satean.

BACA JUGA :
Jumat Legi, Bupati Rembang Melantik 14 Pejabat Eselon II di Pendopo Museum Kartini

Tidak hanya menyuguhkan makanan, Angkringan Pinggir Segoro juga menghadirkan nuansa yang membangkitkan kenangan serta kedekatan laut.

“Kami ingin menghadirkan tempat nongkrong yang merakyat, nyaman, dan penuh kehangatan tidak menghilangkan nuansa laut,” ujar Om Sulad

Konsep Angkringan Pinggir Segoro cukup unik dibandingkan angkringan pada umumnya. Beroperasi siang hingga malam hari, angkringan ini menyasar kalangan remaja seperti muda mudi dan keluarga.

BACA JUGA :
Sering Banjir, Pedagang Pakaian Pasar GandriRodjo Minta Perbaikan dan Jika Tak Hujan Target Realisasi Terpenuhi

“Kalau ada yang nggak punya uang, silakan makan gratis., kita adakan setiap hari,” kata Om Sulad.

Tak hanya kuliner, Angkringan Pinggir Segoro juga digagas sebagai ruang selfie. Melihat luasnya laut dan dentuman ombak menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk menyatunya dua kesederhanaan, alam dan angkringan.

BACA JUGA :
ASWIN Silaturrahmi ke Polres Rembang, Kapolres Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

“Angkringan Pinggir Segoro bukan cuma angkringan, ini ruang hiburan kecil yang terbuka untuk siapa saja,” kata Om Salad

Nama “Angkringan Pinggir Segoro” sendiri diambil dari laut yang kotor banyak sampahnya. Kemudian oleh Om Sulad diurug hingga menjadi Angkringan yang bersih dan nyaman, kebetulan tempatnya dipinggir laut dikasih nama Angkringan Pinggir Segoro.