Daerah

Pedagang Depan Pasar Ploso Jombang Akan Direlokasi, Begini Solusi Disdagrin Jombang

899
×

Pedagang Depan Pasar Ploso Jombang Akan Direlokasi, Begini Solusi Disdagrin Jombang

Sebarkan artikel ini
Pasar Ploso Kabupaten Jombang Para Pedagang Lebih Ditertibkan Agar Tetap Rapi dan Tertib

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemkab Jombang terus melakukan upaya penataan kawasan depan Pasar Ploso untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan tertib. Pedagang yang masih berjualan di area depan pasar akan direlokasi ke kawasan Sub Terminal Ploso.

Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Bapokting Disdagrin Jombang, Yustinus Harris Eko Prasetijo, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah tegas pada pedagang yang tidak menempati lapak resmi di dalam pasar.

Example 300x600

“Memang ada pedagang yang keluar atau tidak menempati tempatnya, sudah kami beri surat peringatan dan teguran. Karena yang sudah punya tempat harus masuk tempatnya semula,” ujarnya.

BACA JUGA :
Kunjungi Ponpes Darul Ulum Jombang, Kabaharkam Polri Ngopi Bareng Gawagis PC RMI NU se-Jatim

Bagi pedagang yang belum memiliki tempat dan berjualan secara lesehan di depan pasar, Disdagrin menyiapkan solusi relokasi.

“Sudah kita carikan solusi. Salah satunya nanti akan kita berikan tempat. Jadi rencananya akan dijadikan satu di Sub Terminal Ploso,” imbuhnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) selaku pemilik aset Sub Terminal Ploso dan sudah mendapat lampu hijau. Namun sebelum ditempati, lokasi tersebut akan dibenahi terlebih dahulu.

BACA JUGA :
Kapolres Jombang Resmi Bentuk Satgassus Curanmor, Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan di Wilayah Kabupaten Jombang

“Akan dibangun drainase dahulu, karena ketika hujan masih ada beberapa titik jadi lokasi genangan air. Fasilitas pendukung juga perlu disiapkan. Kasihan kalau tidak difasilitasi. Jadi ada anggarannya sedikit, rencana akan digunakan untuk kebutuhan itu,” tuturnya.

Yustinus menegaskan bahwa area depan Pasar Ploso harus steril dari pedagang. “Kalau saya melihat ada pedagang yang di jalan atau di luar, kami minta pergi. Dulu ada pedagang rambutan, saya minta pergi saja. Tetapi apakah kami harus setiap hari di sana, jelas tidak mungkin,” ujarnya.

BACA JUGA :
Fatayat NU Jombatan dan Bank Sampah Cokkida Bersinergi Wujudkan Lingkungan Sehat dan Lestari

Penertiban juga melibatkan pihak kecamatan dan Satpol PP. Menurutnya, secara prinsip semua pihak sudah satu suara untuk menjaga kawasan depan pasar tetap tertib. Namun pengawasan tidak bisa dilakukan setiap hari.

“Sebenarnya sudah satu suara dengan kita, membantu menjaga kawasan depan benar-benar steril. Tetapi teman-teman Satpol PP di kecamatan juga tidak bisa setiap hari di sana,” tuturnya.

Dengan relokasi pedagang, diharapkan kawasan depan Pasar Ploso dapat menjadi lebih rapi dan tertib, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jombang.