Daerah

Ditengah Ramainya Pemberitaan MBG di Medsos, SPPG Kedugwuluh Tetap Konsisten Sesuai Standar Gizi

0
×

Ditengah Ramainya Pemberitaan MBG di Medsos, SPPG Kedugwuluh Tetap Konsisten Sesuai Standar Gizi

Sebarkan artikel ini
(Analisis Kandungan Gizi dan Penerima Manfaat MBG Kedungwuluh)

PANGANDARAN, LENSANUSANTARA.CO.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungwuluh dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkomitmen memberikan yang terbaik melalui penyediaan makanan bergizi seimbang, higienis, dan aman bagi anak sekolah. ( Minggu, 01/03/2026)

Example 300x600

Ketua Yayasan MBG Kedugwuluh kecamatan Padaherang Advi Alvian mengatakan, “ ditengah ramainya pemberitaan MBG di media sosial, SPPG Kedungwuluh berusaha tetap memberikan yang terbaik bagi Penerima Manfaat dengan memberikan Menu yang Sehat dan Bergizi, dengan memastikan apa yang di berikan memenuhi standar gizi”.

BACA JUGA :
Rekom Gerindra di Pilkada Pangandaran 2024 Tuai Kontroversi, Timbulkan Dua Reaksi Internal Partai dan Koalisi

“ Kami pun memberikan Garansi pengganti bagi penerima manfaat jika ada kesalahan atau hal lainnya mengenai pendistribusian paket MBG “.

Oleh karena itu SPPG berperan meningkatkan kesehatan, fokus belajar, serta menggerakkan ekonomi lokal. Mengutamakan standar gizi tinggi untuk mengatasi kekurangan gizistunting, dan anemia pada anak “ Ucap Advi “.

BACA JUGA :
Rekrutmen Karyawan SPPG di Daerah, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Proses produksi pun diawasi ketat sesuai Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 untuk menjamin keamanan pangan pada paket yang kami sediakan.” sambung Advi “.

“Kami selalu memastikan pemenuhan gizi harian bagi kelompok rentan seperti balita, anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui. Anak yang tercukupi gizinya akan lebih sehat, tidak mudah sakit, dan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat”.

BACA JUGA :
Viral..!! Keributan Bupati Pangandaran dengan Warga Terekam CCTV, Ini Penjelasannya

Gizi yang baik membantu anak lebih fokus dan aktif saat belajar, berdampak pada peningkatan prestasi akademik. “ pungkasnya “. ( N.Nurhadi )