Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – SMPN 1 Satu Atap Botolinggo menggelar kegiatan pelatihan pembuatan Eco Enzim bagi seluruh siswa dan guru pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi warga sekolah mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi cairan serbaguna yang kaya manfaat.
Acara ini menghadirkan Tim Sahabat Organik dari SMAN 1 Prajekan Bondowoso sebagai instruktur. Tim tersebut terdiri dari tiga pembina, yaitu Pak Ikhsan, Pak Fikli, dan Bu Ani, serta didampingi oleh beberapa siswa.
Menariknya, di antara tim pendamping tersebut terdapat tiga alumni SMPN 1 Satu Atap Botolinggo yang turut memberikan motivasi kepada adik-adik kelasnya.
Kepala SMPN 1 Satu Atap Botolinggo, Sri Rahayu, dalam sambutannya menekankan pentingnya rasa percaya diri bagi siswa meskipun berasal dari sekolah di desa. Ia menyatakan bahwa dengan kemauan dan kemampuan, para siswa pasti bisa meraih prestasi.
“Ini adalah pelatihan gratis yang hasilnya memiliki banyak manfaat. Cara membuatnya sederhana, serta bahan dan alatnya pun sangat mudah didapat,” ujar Sri Rahayu.
Selama sesi praktik, para siswa tampak sangat antusias mempelajari rumus pembuatan 1:3:10, yaitu perbandingan antara 1 ons gula merah atau tetes tebu, 3 ons bahan organik, dan 1000 gram air.
Sebagai bagian dari prosedur, setiap siswa diminta mencatat tanggal pembuatan dan estimasi waktu selesainya fermentasi pada wadah masing-masing agar mereka memahami tata cara pemakaian yang tepat.
Melalui pelatihan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya sekadar tahu secara teori, tetapi mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Selain mengurangi limbah rumah tangga, hasil Eco Enzim ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari.














