SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Menghadapi tantangan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) perdana pada Jumat, 10 April 2026. Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan utama ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah strategis menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.
Rapim dipimpin langsung oleh Wali Kota Riyanda Putra, didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah. Secara teknis, jalannya rapat dikendalikan oleh Sekretaris Daerah Rovanly Adams dan dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa kondisi fiskal saat ini harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi. Ia menekankan pentingnya menggali kembali potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada skema anggaran lama. Seluruh OPD harus proaktif mengidentifikasi sumber pendapatan baru yang sah secara regulasi namun belum tergarap maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Pemko juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja di setiap OPD. Langkah ini bertujuan memastikan penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menambahkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, program yang tidak berdampak langsung akan dievaluasi dan dialihkan ke sektor yang lebih prioritas.
“Kita lakukan penajaman program agar setiap rupiah tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Rovanly Adams mengingatkan bahwa keberhasilan strategi sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan di lapangan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kedisiplinan ASN bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski dalam keterbatasan anggaran,” katanya.
Menutup rapat, pimpinan daerah menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar OPD serta menghilangkan ego sektoral. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu membawa Sawahlunto melewati masa sulit fiskal dengan tetap menghasilkan kinerja nyata bagi masyarakat.
(Suherman)














