Pemerintahan

Sawahlunto Perkuat Layanan Jaminan Kesehatan, Raih Predikat UHC Utama 2026

1731
×

Sawahlunto Perkuat Layanan Jaminan Kesehatan, Raih Predikat UHC Utama 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra membuka Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan BPJS Kesehatan dalam rangka memperkuat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Sawahlunto.Jumat 22/5/2026.

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra membuka Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan BPJS Kesehatan dalam rangka memperkuat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Sawahlunto.Jumat 22/5/2026.

FGD tersebut membahas berbagai perkembangan implementasi layanan BPJS Kesehatan, termasuk sejumlah kendala yang masih ditemui di lapangan serta langkah-langkah strategis yang perlu diperkuat guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Example 300x600

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan sinergi dan respons cepat dari seluruh pihak terkait agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

BACA JUGA :
Sat Reskrim Polres Sawahlunto Tangkap Pelaku Curanmor Kurang dari 24 Jam

“Pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus terus memperkuat koordinasi agar layanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara maksimal,” ujar Riyanda Putra.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas, Ajak Teladani Semangat Muhammad Yamin

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Sawahlunto yang menjadi satu-satunya kota di Sumatera Barat penerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 kategori utama.

Predikat tersebut diberikan karena cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Sawahlunto telah mencapai minimal 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 95 persen.

BACA JUGA :
Sawahlunto Raih Adipura 2026, Bukti Konsistensi Pengelolaan Lingkungan dan Partisipasi Masyarakat

Menurut Riyanda, capaian UHC tersebut bukan hanya sebuah prestasi, namun juga amanah yang harus dijaga bersama secara konsisten demi memastikan perlindungan kesehatan masyarakat tetap terfasilitasi secara optimal, responsif, dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak,” tutupnya.(Suherman)