Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Suasana asri dan sejuk di kawasan Teduh Glamping, Sumberwringin, Bondowoso menjadi saksi keseruan puluhan Pramuka Penggalang pangkalan SMPIT Bina Insan Cemerlang Bondowoso. Guna memberikan wadah edukasi yang menantang sekaligus adaptif bagi generasi muda, gugusdepan yang bermarkas di Jl. Letnan Rantam, Poncogati, Curahdami ini sukses menggelar kegiatan luar ruangan bertajuk “Fun Scout Adventure: Explore Nature, Build Character”.
Kegiatan petualangan alam terbuka ini dirancang khusus untuk mengejawantahkan empat pilar utama lembaga, yakni Saintifik, Mandiri, Religius, dan Terampil. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, pada Jumat dan Sabtu, (12-13/6/2026)
Setelah seharian berpetualangan di sekitar Teduh Glamping, malamnya dilaksanakan sesi Talkshow interaktif. Topiknya membedah pramuka kekinian terkait tantangan komunikasi dua generasi di era modern. Gen Z selaku Digital Native dan para pembina selaku Digital Immigrant.
Hadir sebagai narasumber utama adalah Kak Mohammad Hairul, M.Pd (Andalan Cabang Pramuka Produktif Kwarcab Bondowoso) dan Kak Andika Firdaus Yulianto, S.Pd (Kepala Sekolah sekaligus Kamabigus Pangkalan SMPIT Bina Insan Cemerlang Bondowoso).
Kak Mohammad Hairul, M.Pd., dalam sesinya di hadapan para peserta Fun Scout Adventure menyampaikan bahwa lokasi perkemahan modern seperti Teduh Glamping sangat representatif untuk mempraktikkan konsep Pramuka Produktif. Di era digital ini, kecakapan kepramukaan tidak boleh lagi mandek hanya pada level keterampilan dasar seperti baris-berbaris atau tali-temali konvensional.
“Adik-adik Penggalang perlu mulai bersiap untuk masuk ke level pramuka produktif. Kita manfaatkan kelihaian adik-adik sebagai digital native, penduduk asli era digital, untuk mulai menghasilkan karya nyata yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” ujar Kak Hairul saat sesi talkshow.
Sementara itu, Kepala SMPIT Bina Insan Cemerlang Bondowoso, Kak Andika Firdaus Yulianto, S.Pd., menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Teduh Glamping, Sumberwringin, memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengeksplorasi alam dengan pendekatan sains tanpa mengesampingkan pembentukan karakter.
“Prinsip kemah di alam terbuka tetap mengajarkan kemandirian, kedisiplinan, dan religiusitas. Namun, metodenya kita perbarui. Pendekatan saintifik kita gunakan saat mereka melakukan observasi alam di Sumberwringin ini. Selanjutnya para pembina akan mendampingi kreativitas digital adik-adik agar tetap memiliki koridor karakter yang kuat,” jelas Kak Andika.
Melalui sinergi kegiatan lapangan di Teduh Glamping dan pemanfaatan teknologi yang terarah, Fun Scout Adventure di SMPIT Bina Insan Cemerlang Bondowoso ini membuktikan bahwa Pramuka tetap menjadi organisasi yang sangat menarik, seru, dan relevan bagi tumbuh kembang Gen Z di era digital.














