PANGANDARAN, LENSANUSANTARA.CO.ID – Halo Sahabat Pandega! , kegiatan NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan) tentang “Stop Bahayanya Penggunaan Obat Tanpa Resep” bersama Apt. Lela Durotulailah Apoteker RSUD Pandega Pangandaran pada hari Kamis, 18 Juni 2026 Pukul 09.00 WIB di Ruang Tunggu Poliklinik Lantai 3. ( Kamis, 18/06/2026)
Bahaya utama penggunaan obat tanpa resep dokter meliputi resistensi bakteri, keracunan akibat salah dosis, kerusakan organ vital seperti ginjal dan hati, serta interaksi obat yang fatal.
Membeli dan mengonsumsi obat secara sembarangan (terutama obat keras berlogo lingkaran merah dengan huruf K) tanpa diagnosis medis sangat berisiko bagi keselamatan tubuh.
Risiko Kesehatan Utama
• Resistensi Antibiotik: Bakteri dalam tubuh menjadi kebal terhadap obat akibat konsumsi antibiotik yang tidak tepat. Menurut data Kemenkes RI, infeksi yang kebal obat telah memicu jutaan kasus kematian global.
• Kerusakan Organ: Organ penyaring seperti ginjal dan hati bekerja ekstra keras saat mengolah zat kimia obat. Konsumsi jangka panjang tanpa kontrol medis memicu risiko gagal ginjal akut atau kerusakan fungsi hati.
• Dosis Tidak Tepat: Kurang dosis membuat penyakit tidak sembuh, sementara kelebihan dosis memicu overdosis. Informasi mandiri dari internet sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan berat badan atau kondisi fisik pasien.
• Interaksi Obat Fatal: Pencampuran dua jenis obat atau lebih secara mandiri berisiko menimbulkan reaksi beracun. Efek senyawa obat bisa saling berbenturan dan memperparah kondisi klinis.
• Ketergantungan Obat: Beberapa jenis golongan obat penenang atau pereda nyeri kuat memicu ketergantungan fisik dan psikologis jika digunakan di luar pengawasan medis.
• Bahaya bagi Janin: Ibu hamil atau menyusui yang mengonsumsi obat bebas secara sembarangan dapat mengancam keselamatan janin dan memicu cacat lahir.
Jenis Obat yang Wajib Menggunakan Resep
Berikut adalah kelompok obat yang tidak boleh dibeli secara bebas di apotek:
- Antibiotik: Obat untuk infeksi bakteri, bukan untuk virus seperti batuk-pilek biasa.
- Obat Penyakit Kronis: Obat diabetes, hipertensi, gangguan jantung, dan penurun kolesterol.
- Obat Hormonal: Termasuk pil KB kombinasi, obat tiroid, dan terapi hormon lainnya.
- Psikotropika: Obat penenang, obat tidur, dan pereda nyeri kategori narkotika.
Jika Anda sedang mengalami gejala penyakit tertentu, ada baiknya periksa ke puskesmas terdekat atau ke RSUD Pandega Pangandaran. ( N.Nurhadi )









