Pendidikan

Gelar MEDIASI 2026, UKPM PIJAR FKIP UNEJ Bekalkan Jurnalisme Sastrawi dan Infografis

0
×

Gelar MEDIASI 2026, UKPM PIJAR FKIP UNEJ Bekalkan Jurnalisme Sastrawi dan Infografis

Sebarkan artikel ini
Mohammad Hairul saat menyajikan materi jurnalisme sastrawi di acara Mediasi UKPM Pijar Pendidikan FKIP Universitas Jember

JEMBER, FAKTUAL.CO.ID – Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) PIJAR FKIP Universitas Jember sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan media dan literasi bertajuk “MEDIASI” (Media dan Literasi UKPM PIJAR 2026). Mengusung tema “Design Your Words, Write Your Vision”, kegiatan ini dilaksanakan secara luring bertempat di Gedung E101 & 102 FKIP, Universitas Jember (20/6/2026).

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dirancang untuk membekali para mahasiswa dengan kemampuan praktis di bidang jurnalistik populer serta visualisasi data yang relevan dengan perkembangan industri media digital saat ini.

Example 300x600

Guna memberikan pemahaman yang mendalam, MEDIASI 2026 menghadirkan dua pemateri profesional yang mengupas tuntas dua pilar utama literasi media modern. Pada sesi pertama, Mohammad Hairul, M.Pd., yang juga merupakan Instruktur Nasional Literasi Baca-Tulis, hadir membawakan materi bertajuk “Seni Menyajikan Fakta: Jurnalisme Sastrawi”.

BACA JUGA :
Investasi Jember Meroket 70 Persen Tahun 2025, Bukti Daya Tarik Ekonomi Meningkat

Dalam pemaparannya, beliau meluruskan kerancuan yang sering terjadi antara produk jurnalistik konvensional dan fiksi sastra. Berbeda dengan karya fiksi yang berdiri di atas kebenaran imajinatif, jurnalisme sastrawi tetap berdiri teguh di atas fakta atau kebenaran empiris yang tidak boleh ditawar.

“Jurnalisme sastrawi adalah jurnalisme fakta ditambah teknik sastra. Bahannya seratus persen fakta, namun bumbunya menggunakan teknik bercerita, gaya bahasa, rima, dan estetika kata,” ujar Mohammad Hairul saat menyampaikan materi di hadapan puluhan peserta.

BACA JUGA :
RSD Balung Benahi Sistem Pendaftaran Pasien, Layanan Dibagi Tiga Area Klinik

Beliau juga menekankan pentingnya teknik showing (menggambarkan) daripada sekadar telling (menyimpulkan) melalui optimalisasi observasi indrawi—baik penglihatan, pendengaran, hingga penciuman—agar sebuah tulisan soft news menjadi lebih hidup dan menyentuh sisi human interest.

Di akhir sesi pertama, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada Mohammad Hairul atas kontribusinya dalam membagikan ilmu yang sangat impresif tersebut.

Melanjutkan antusiasme peserta, sesi kedua diisi oleh Firdhan Nur Rahmadhani yang memaparkan materi mengenai pembuatan infografis. Beliau menjelaskan pentingnya visualisasi data lewat desain yang komunikatif dan estetis guna mendukung penyebaran informasi secara efektif, ringkas, dan menarik di berbagai platform media sosial saat ini.

BACA JUGA :
Operasi Katarak Metode Phaco Tersedia di RSD Balung, Tanpa Rawat Inap Pasien Bisa Pulang

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang sangat aktif dalam sesi tanya jawab dan simulasi penggalian data lewat gaya pertanyaan soft news.

Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh panitia, peserta, dan pemateri berkumpul bersama di area depan panggung untuk sesi foto bersama. Momentum kebersamaan tersebut mengabadikan senyum kebahagiaan seluruh civitas akademika yang hadir, sekaligus menandai keberhasilan UKPM PIJAR dalam mengawal peningkatan literasi media di lingkungan Universitas Jember.