Berita

Cukup Hubungi Wadul Gus’e dan Hotline Puskesmas, Warga Jember Bisa Akses Nikmati Layanan Homecare

1690
×

Cukup Hubungi Wadul Gus’e dan Hotline Puskesmas, Warga Jember Bisa Akses Nikmati Layanan Homecare

Sebarkan artikel ini
Mobil Layanan Homecar, Rabu (22/7/2026).(Foto: Istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait akan melaunching program layanan kesehatan Homecare pada 24 Juli 2026 untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Imam Firdausi, mengatakan masyarakat dapat mengakses layanan Homecare melalui dua jalur utama, yakni kanal Wadul Gus dan Hotline Layanan Homecare Puskesmas.

Example 300x600

“Penyebarluasan nomor hotline, dilakukan Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jember,” ungkap Rabu (22/7/2026).

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat diminta menyiapkan sejumlah persyaratan, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jember atau Kartu Keluarga (KK), smartphone dengan aplikasi WhatsApp aktif untuk proses screening awal dan konsultasi telemedicine, serta rekam medis atau riwayat pemeriksaan sebelumnya apabila tersedia, seperti hasil laboratorium, foto rontgen, dan daftar obat yang sedang dikonsumsi.

BACA JUGA :
Warga Desa Kertosari Hendak Cari Rumput Temukan Mayat Sudah Membusuk

“Layanan Homecare tidak hanya berasal dari permohonan warga, tetapi juga berdasarkan data sasaran yang telah melalui analisis, verifikasi, dan hasil screening petugas kesehatan,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap permohonan yang masuk akan melalui proses screening dan pendataan awal oleh petugas Puskesmas untuk memastikan calon penerima memenuhi kriteria layanan.

BACA JUGA :
Bupati Jember Gus Fawait Fokus Pengentasan Kemiskinan di Musrenbang RKPD 2027

“Sasaran prioritas meliputi pasien dari keluarga kurang mampu dengan penyakit kronis atau berkepanjangan, balita stunting, ibu hamil dan ibu pascamelahirkan berisiko tinggi, penyandang disabilitas, serta kelompok prioritas lainnya,” menurutnya.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat, petugas akan menyusun jadwal kunjungan dan menyiapkan tim tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, tenaga gizi, hingga tenaga penunjang lainnya. Tim juga membawa perlengkapan medis dan obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.

“Layanan Homecare tidak hanya memberikan tindakan medis dasar di rumah, tetapi juga didukung fasilitas telemedicine. Melalui layanan ini, tenaga kesehatan dapat langsung berkonsultasi dengan dokter Puskesmas maupun dokter spesialis di rumah sakit apabila pasien memerlukan penanganan lebih lanjut,” imbuhnya

BACA JUGA :
BPJS Apresiasi, RSD Balung Fokus Benahi Antrean dan Pelayanan Pendaftaran

Menurut Imam, jika pasien membutuhkan konsultasi lanjutan, tim yang berada di rumah warga dapat langsung terhubung melalui telemedicine dengan dokter Puskesmas maupun dokter spesialis di rumah sakit.

“Selain pelayanan medis, petugas juga memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada keluarga pasien agar mampu melakukan perawatan mandiri (self-care) secara bertahap di rumah,” paparnya.