Daerah

Santri Jember Wakili Kabupaten di Giat Pramuka Jatim 2025, Bupati Fawait: Jangan Tinggalkan Sholat

1306
×

Santri Jember Wakili Kabupaten di Giat Pramuka Jatim 2025, Bupati Fawait: Jangan Tinggalkan Sholat

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Gus Fawait Melepas Santri di Berangkatkan 16 Anggota Pramuka Penegak di Kota Malang, Selasa (9/9/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sebanyak 16 anggota Pramuka Penegak dari kalangan santri MA Al Misri Rambipuji dan SMK Al Mujahidi Gumukmas diberangkatkan untuk mengikuti Giat Prestasi Penegak Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan di Kota Malang.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (9/9/2025).

Example 300x600

Gus Fawait berpesan Pramuka dari pesantren, paling penting jangan tinggalkan sholat, sikap dan akhlaknya bisa menjadi ke banggaan kabupaten Jember.

BACA JUGA :
Bahagia, Marbot Masjid Rumahnya di Bangun Lewat Program TMMD ke-124 Kodim 0824 Jember

“Pramuka tidak hanya menjadi simbolis, kami kedepan ingin menggandeng pramuka untuk menjalankan program, khususnya mengentaskan kemiskinan, penurunan angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB), serta pencegahan stunting,” ujarnya.

ia berharap pramuka bisa betul-betul menjadi solusi bagi masalah di kabupaten Jember. Angka kemiskinan kita tau, bahwa dampak kemiskinan atau kesehatan manjadi persoalan utama di Jember.

BACA JUGA :
Ratusan Kades di Jember Bertolak ke Jakarta Ikuti Unjuk Rasa

“Sebagai kota santri, Gus Fawait menyatakan bahwa santri pandai bisa mengaji juga bisa berpartisipasi dalam bidang banyak hal,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kemarin kita melepas peserta Pramuka dari kalangan siswa sekolah, sekarang dari santri. Ini menunjukkan bahwa semua warga Jember, baik siswa maupun santri, punya hak yang sama untuk mewakili daerahnya termasuk bisa menikmati program selama ini beasiswa katagori santri.

BACA JUGA :
Geger Warga Desa Keting Jember Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas, Diduga Korban Pembunuhan

“Sehingga seluruh warga Jember baik siswa maupun santri mempunyai hak yang sama, bisa mengakses program – program termasuk mewakili kabupaten Jember di dalam perhelatan seperti Pramuka,” pungkasnya.