Daerah

Pemkab Jember Perkuat Peran Posyandu Dorong Pemanfaatan Aplikasi Wadul Gus’e Dengarkan Suara Rakyat

1235
×

Pemkab Jember Perkuat Peran Posyandu Dorong Pemanfaatan Aplikasi Wadul Gus’e Dengarkan Suara Rakyat

Sebarkan artikel ini
Sekdakab Jember Jupriono Dengarkan Suara Rakyat di Wulahan, Minggu (19/10/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dengarkan Suara Rakyat melalui kader Posyandu ke Aplikasi Wadul Gus’e dalam rangka Gus’e Menyapa, pada Minggu (19/10/2025) Balai Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.

Hadir acara tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Jupriono, Kader posyandu se-Kecamatan Wuluhan, Perwakilan perangkat desa dan masyarakat setempat.

Example 300x600

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Jupriono, Pemkab mendorong penguatan peran kader posyandu dan pemanfaatan aplikasi Wadul Guse, sebagai sarana komunikasi efektif antara masyarakat dan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian masalah di lapangan.

BACA JUGA :
DPRD Jatim Pererat Silaturahmi Merajut Kebersamaan Bersama Kopri PMII Cabang Jember

“Pertemuan kader posyandu digelar sebagai bagian dari agenda Gus’e Menyapa di Kecamatan Wuluhan,” ungkapnya.

Jupriono, menekankan pentingnya pengawasan kesehatan anak dan penguatan posyandu terintegrasi. Pendataan ibu hamil dan bayi harus dilakukan sejak dini untuk mempermudah layanan jaminan kesehatan.

BACA JUGA :
Direktur RSD Balung Menghadiri Halal Bihalal di Gelar Bupati Jember Gus Fawait di Pendopo

“Aplikasi Wadul Guse menjadi inovasi digital Pemkab Jember untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat secara cepat dan transparan,” sebutnya.

BACA JUGA :
Cegah Potensi Konflik, Bakesbangpol Jember Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial Masyarakat

Warga mengaku telah merasakan manfaat Wadul Guse melalui penyelesaian cepat terhadap masalah distribusi minyak goreng bersubsidi.

“Kegiatan memperkuat sinergi antara masyarakat, kader posyandu, dan pemerintah dalam meningkatkan layanan publik berbasis partisipasi dan teknologi,” ujar Jupriono.