Pendidikan

Kepala SMPN 1 Wuluhan Dukung Penguatan Peran Kepala Sekolah dalam Transformasi Pendidikan Jember

1907
×

Kepala SMPN 1 Wuluhan Dukung Penguatan Peran Kepala Sekolah dalam Transformasi Pendidikan Jember

Sebarkan artikel ini
Kepala SMPN 1 Wuluhan Jember Usai di Temui di Aula Dispendik Jember, Kamis (11/12/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Wuluhan, Agus Yudiarto, menegaskan pentingnya penguatan peran kepala sekolah dan pengawas sebagai bagian dari upaya Transformasi Pendidikan Kabupaten Jember.

Hal tersebut di sampaikan pada Kamis (11/12/2025) di aula Dinas pendidikan dalam kegiatan Penguatan Kepala Sekolah dan Pengawas yang digelar untuk menyelaraskan kembali visi-misi Dinas Pendidikan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.

Example 300x600

Agus menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat para kepala sekolah, agar lebih fokus dan selaras dengan arah kebijakan dinas.

BACA JUGA :
Konflik Warga dengan Developer PT. Alvin Bhakti Mandiri, FWB: Pemerintah Usut Tuntas Bermain di Dalamnya

“Intinya, mengasah kembali, menajamkan sekaligus menanamkan tanggung jawab dalam hati, sehingga kepala sekolah dapat menjalankan tugas sesuai tupoksinya,” ujarnya.

BACA JUGA :
Cakupan JKN Tembus 96,5 Persen, Pemkab Jember Raih UHC Awards 2026

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, kepala sekolah harus mampu mengembangkan potensi guru dan peserta didik, sehingga peningkatan kompetensi anak-anak dapat tercapai.

“Hari ini tujuannya agar kepala sekolah terisi kembali baik kemampuan, pengetahuan, maupun semangat untuk menjalankan tugas dengan baik,” tambah Agus.

BACA JUGA :
Hearing Warga Villa Indah Tegal Besar dengan PT Sembilan Bintang di DPRD Jember Belum Capai Kesepakatan

Agus juga menyebutkan bahwa hasil kegiatan tersebut akan segera diterapkan di SMP Wuluhan dengan mengombinasikan berbagai strategi yang telah dibahas. Ia menilai peran kepala sekolah sangat menentukan arah perkembangan sekolah.

“Kami akan berkolaborasi dengan komite, orang tua, dan guru-guru untuk meningkatkan kompetensi anak-anak, semangat itu kembali tumbuh,” tegasnya.