Peristiwa

Hujan Deras, Tiga Rumah dan Sejumlah Toko di Patrang Jember Longsor

1681
×

Hujan Deras, Tiga Rumah dan Sejumlah Toko di Patrang Jember Longsor

Sebarkan artikel ini
Lokasi Rumah dan Toko Buku Longsor, Kamis (29/1/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari terakhir menyebabkan terjadinya longsor yang berdampak pada rumah dan sejumlah toko di RT 004/RW 17, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Kamis (29/1/2026).

Ketua RT 004 Kelurahan Patrang, Ahmad Nurul Wijaya, mengatakan peristiwa longsor pertama kali diketahui setelah dirinya menerima laporan dari warga setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Camat Patrang.

Example 300x600

“Kemudian Pak Camat bersama saya turun langsung memantau lokasi. Saat dicek, rumah dan toko yang terdampak sudah mengalami retakan,” ujar Nurul.

BACA JUGA :
Longsor Tutup Akses Jalan Sukoreno, BPBD Jember Pecahkan Batu Raksasa Buka Akses Kendaraan

Setelah laporan diterima, BPBD Kabupaten Jember langsung merespons cepat dengan mendatangi lokasi kejadian. Untuk mencegah longsor susulan dan menghindari air hujan masuk ke bagian bawah bangunan, BPBD melakukan penanganan darurat dengan menutup area longsor menggunakan terpal.

Nurul menjelaskan, longsor terjadi dua hari sebelumnya dan menyebabkan dapur rumah milik Endang Wahyuni mengalami kerusakan parah hingga ambruk. “Kata Nurul berdasarkan keterangan pemilik rumah, total kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

BACA JUGA :
Bupati Jember Jamin Tidak Ada Kekosongan Jabatan Saat Pejabat Eselon II Purna Tugas

“Total ada tiga rumah dan toko yang longsor akibat hujan deras yang turun terus-menerus selama dua hari. Longsor ini bukan disebabkan oleh banjir,” jelasnya.

Menurutnya, lokasi longsor sebelumnya merupakan di atas aliran sungai yang telah dialihkan ke arah utara untuk menghindari kerusakan jembatan. Apabila aliran sungai tidak dialihkan, dikhawatirkan kondisi jalan di atasnya akan mengalami longsor lebih parah.

BACA JUGA :
Kejuaraan Pencak Silat Championship III, IPSI Jember Dorong Atlet Prestasi Raih Beasiswa dan Prioritas Pendidikan

“Yang paling parah ada dua rumah, termasuk milik Endang Wahyuni akrab di sapa Bu Robi, serta beberapa bangunan usaha seperti toko sepatu, Toko Buku Patrang Jaya, dan Pegadaian yang ikut terdampak,” tambahnya.

Meski menyebabkan kerusakan cukup serius, Nurul mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun kedalaman mengalami longsor diperkirakan mencapai 30 hingga 35 meter.